Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Peningkatan Eskalasi dalam Perang Rusia-Ukraina Membantu Kenaikan Minyak
Thursday, 21 November 2024 18:09 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Harga minyak menguat terkait tanda-tanda bahwa konflik Rusia-Ukraina semakin meningkat.

Harga minyak Brent naik ke dekat $74 per barel setelah Ukraina mengatakan bahwa Rusia meluncurkan rudal balistik antarbenua ke pusat kota Dnipro, menyusul meluasnya penggunaan senjata jarak jauh yang disediakan Barat oleh pasukan Kyiv. Serangan Rusia, jika dikonfirmasi, tampaknya merupakan penggunaan pertama senjata semacam itu sejak dikembangkan pada awal Perang Dingin.

Harga juga menunjukkan beberapa tanda-tanda kenaikan dalam beberapa hari terakhir, dengan premi produk olahan atas minyak mentah naik ke level tertinggi dalam beberapa bulan. Di AS, proksi margin yang diperoleh dari mengubah minyak mentah menjadi bensin dan solar mencapai level tertinggi sejak Agustus karena produsen bahan bakar Gulf Coast meningkatkan produksi untuk memenuhi peningkatan ekspor.

Harga minyak telah berfluktuasi antara kenaikan dan penurunan sejak pertengahan Oktober, dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk kekhawatiran atas permintaan Tiongkok dan dolar yang lebih kuat yang membuat komoditas yang dihargai dalam dolar AS menjadi kurang menarik. Pasar menghadapi kelebihan pasokan tahun depan dan investor tengah menanti keputusan dari OPEC+ terkait rencana untuk mulai menghidupkan kembali pasokan yang menganggur. Hal itu telah membatasi reli yang dipicu oleh kekhawatiran geopolitik.

"Kami memperkirakan harga minyak akan menguji level terendah baru tahun depan karena risiko geopolitik mereda dan faktor fundamental yang melemah menjadi sangat penting," tulis analis Macquarie Group termasuk Vikas Dwivedi dalam catatan tertanggal 20 November. Harga minyak berjangka saat ini "berada dalam kisaran terbatas dengan katalis terbatas," imbuh mereka.

Brent untuk pengiriman Januari naik 1,4% menjadi $73,83 per barel pada pukul 10:39 pagi di London.

WTI untuk pengiriman Januari naik 1,5% menjadi $69,79 per barel.(mrv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS