Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Melemah Pasca Kenaikan Ketika Ladang Minyak Laut Utara Sebagian Kembali Dioperasikan
Tuesday, 19 November 2024 17:32 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Minyak melemah setelah kenaikan terbesarnya dalam lebih dari lima minggu karena ladang minyak terbesar di Eropa secara bertahap beroperasi kembali setelah terjadi pemadaman listrik.

Harga minyak berjangka Brent diperdagangkan di dekat $73 per barel saat Equinor ASA memulihkan produksi di ladang minyak Johan Sverdrup di Laut Utara hingga dua pertiga dari kapasitasnya setelah penghentian kemarin. Minyak mentah melonjak 3,2% pada hari Senin seiring pelemahan dolar, membuat komoditas lebih menarik bagi investor.

Para pedagang juga terus mengikuti ketegangan geopolitik terbaru. Angkatan bersenjata Ukraina melakukan serangan pertama mereka di wilayah perbatasan di wilayah Rusia dengan rudal ATACMS, RBC Ukraina melaporkan. Presiden Vladimir Putin terus maju dengan janji untuk memperbarui doktrin nuklir Rusia guna memperluas ketentuan penggunaan senjata atom, sebagai peringatan kepada AS.

Harga minyak masih lebih rendah untuk tahun ini karena kekhawatiran seputar permintaan Tiongkok dan pasokan global yang melimpah membebani prospek. Selisih harga WTI ” selisih antara dua kontrak berjangka terdekat ” diperdagangkan dalam struktur contango bearish pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak Februari.

Badan Energi Internasional telah memperkirakan surplus potensial lebih dari 1 juta barel per hari tahun depan karena permintaan Tiongkok terus merosot, yang bisa lebih besar lagi jika OPEC+ memutuskan untuk menghidupkan kembali produksi.

"Kami tetap bearish pada minyak dalam jangka menengah hingga panjang," kata Zhou Mi, seorang analis di Chaos Research Institute di Shanghai. "Peningkatan produksi yang direncanakan OPEC+ dan permintaan Tiongkok yang memuncak" meningkatkan prospek kelebihan pasokan global, tambahnya.

Di Timur Tengah, Lebanon dan milisi Hizbullah telah menyetujui proposal AS untuk gencatan senjata dengan Israel, menurut laporan dari Reuters pada hari Senin, yang mengutip seorang pejabat tinggi Lebanon. Seorang pejabat AS memperingatkan bahwa negosiasi sedang berlangsung.

Brent untuk penyelesaian Januari turun 0,4% pada $73,04 per barel pada pukul 10:08 pagi di London. WTI untuk pengiriman Desember, yang berakhir pada hari Rabu, turun 0,5% menjadi $68,80 per barel.(mv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS