Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Tiga Hari Berturut-turut Meski Prospek Berubah Pesimis
Friday, 15 November 2024 03:40 WIB | OIL |MinyakOil,

Harga minyak naik tipis untuk hari ketiga, ditutup di bawah $69 per barel, karena para pedagang mempertimbangkan minat yang kuat terhadap bensin di AS dengan prospek jangka panjang yang suram.

Laporan pemerintah AS yang menunjukkan persediaan bensin turun ke level terendah musiman dalam 10 tahun mendukung harga, dengan bensin berjangka melampaui kenaikan minyak mentah. Namun, pasar tetap dibatasi oleh peringatan Badan Energi Internasional tentang membayangi kelebihan pasokan. Badan tersebut memperkirakan surplus 1 juta barel per hari tahun depan, yang dapat membengkak lebih jauh jika OPEC+ memutuskan untuk membatalkan pemangkasan produksinya.

Kecuali jika terjadi gangguan pada pasokan, prospek minyak sedang pesimis, menurut Fawad Razaqzada, seorang analis pasar di City Index dan FOREX.com. "Dengan latar belakang ini, minyak mentah tampaknya akan turun tajam setelah turun dalam beberapa minggu terakhir."

Minyak mentah telah berayun antara keuntungan dan kerugian mingguan sejak pertengahan Oktober, dengan para pedagang mempertimbangkan pergerakan pasokan OPEC+, kebijakan moneter AS, dan risiko terhadap pertumbuhan permintaan minyak, terutama di Tiongkok. Konsumsi minyak di negara pengimpor terbesar dunia akan tumbuh tahun ini hanya 10% dari tingkat yang terlihat pada tahun 2023, menurut laporan EIA.

Timur Tengah juga menjadi fokus. Israel sedang terburu-buru untuk mempersiapkan kesepakatan gencatan senjata di Lebanon karena pemerintah menyesuaikan diri dengan prospek kembalinya Trump ke Gedung Putih, menurut laporan Washington Post.

Minyak WTI untuk pengiriman Desember naik 0,4% untuk dituutp di $68,70 per barel. Minyak Brent untuk pengiriman Januari naik 0,4% untuk ditutup di $72,56 per barel. (Arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS