
Harga minyak mentah berbalik arah dan naik karena pasar terus memperdebatkan implikasi minyak dari pemerintahan Trump kedua, mulai dari memfasilitasi lebih banyak produksi AS hingga menyelesaikan konflik geopolitik yang telah menambah premi pada harga, atau memperketat sanksi terhadap produsen seperti Iran dan Venezuela.
Sementara Badai Rafael terlihat bergerak jauh di selatan pantai Teluk AS, evakuasi anjungan telah menutup sekitar 22% produksi lepas pantai dibandingkan 17% kemarin, menurut Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan. Earth Science Associates memperkirakan kerugian produksi keseluruhan karena badai antara 1,5 juta dan 2,4 juta barel minyak.
Minyak WTI naik 0,9% pada $72,36 per barel, dan Brent naik 0,9% menjadi $75,63 per barel.(yds)
Sumber: Marketwatch
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...
Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...
Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...
Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...
Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...
Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...
Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...
Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...