Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Turun Disaat Fokus Tertuju pada Hasil Pemilu AS, Dolar Melonjak
Wednesday, 6 November 2024 10:29 WIB | OIL |MinyakOil,

Minyak anjlok pada hari Rabu (6/11) karena pedagang memantau pemilihan presiden AS, dan laporan industri mengisyaratkan kenaikan persediaan.

Minyak mentah Brent turun di bawah $75 per barel, dengan West Texas Intermediate mendekati $71. Dengan pemungutan suara ditutup di lebih dari dua pertiga negara bagian, Donald Trump telah mengambil alih keunggulan elektoral awal atas Kamala Harris, meskipun kontes tersebut bisa memakan waktu berhari-hari untuk diselesaikan. Pengukur dolar AS menguat, membebani sebagian besar komoditas.

Hasil perlombaan untuk Gedung Putih membawa potensi pergeseran signifikan dalam kebijakan luar negeri, energi, dan iklim AS. Jika Trump menang, pembatasan ekspor minyak Rusia dapat dilonggarkan, sementara mungkin juga ada sanksi yang lebih ketat pada aliran Iran, menurut RBC Capital Markets LLC.

Minyak mentah telah terguncang dalam beberapa minggu terakhir oleh pergeseran persepsi risiko terhadap pasokan di Timur Tengah, dengan Iran meningkatkan retorikanya terhadap Israel. Selain itu, aliansi OPEC+ menunda rencana untuk mulai memulihkan barel ke pasar untuk kedua kalinya. Beberapa pedagang telah melakukan lindung nilai terhadap minyak $100 per barel jika permusuhan di Timur Tengah meningkat setelah pemilihan AS.

American Petroleum Institute yang didanai industri mengatakan persediaan minyak mentah komersial naik sebesar 3,1 juta barel minggu lalu, dengan peningkatan juga terlihat di pusat penyimpanan di Cushing, Oklahoma, menurut orang-orang yang mengetahui angka-angka tersebut. Data resmi akan dirilis Rabu malam.

Sementara itu, di sisi cuaca, badai Rafael mengancam sekitar 1,7 juta barel produksi per hari di Teluk Meksiko AS. Chevron Corp. telah menutup fasilitas minyak dan gas di daerah tersebut.

Minyak Brent untuk penyelesaian Januari turun 0,9% menjadi $74,84 per barel pada pukul 11:24 pagi waktu Singapura. Minyak WTI untuk pengiriman Desember turun 0,8% menjadi $71,38 per barel. (Arl)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS