Friday, 23 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Naik Pasca Adanya Berita Bahwa Iran Berencana Menyerang Israel Lewat Proksi
Friday, 1 November 2024 08:07 WIB | OIL |Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil

Harga minyak menguat setelah laporan bahwa Iran mungkin bersiap menyerang Israel dari wilayah Irak dalam beberapa hari mendatang, yang menarik perhatian pasar kembali ke potensi gejolak permusuhan di Timur Tengah.

Brent melonjak hingga 2% dan diperdagangkan di atas $74 per barel pada hari Jumat (1/10), sementara West Texas Intermediate naik mendekati $71. Iran berencana melakukan serangan melalui milisi yang didukungnya di Irak, yang diperkirakan akan dilakukan dengan pesawat nirawak dan rudal balistik, Axios melaporkan, mengutip dua sumber Israel yang tidak disebutkan namanya.

Harga minyak anjlok di awal minggu setelah serangan terbatas Israel terhadap Iran sebagai respons terhadap serangan rudal pada tanggal 1 Oktober, yang menyebabkan premi perang dengan cepat berkurang dan fokus beralih ke fundamental yang lemah. Namun, Standard Chartered Plc memperingatkan bahwa pasar telah "bersantai terlalu cepat." Perkembangan selama minggu ini menunjukkan potensi meredanya permusuhan di Timur Tengah, dengan Israel juga mempertimbangkan usulan yang dipimpin AS untuk mengakhiri konflik di Lebanon. Namun, militer Israel mengatakan negara itu akan membalas "sangat keras" jika Iran menyerang lagi.

"Pasar tidak dapat mengabaikan tanda-tanda ketegangan Timur Tengah yang meningkat kembali, tetapi sekarang sudah sangat jelas bahwa baik Israel maupun Iran tidak akan dengan sukarela melakukan apa pun yang dapat menimbulkan risiko perang yang lebih luas," kata Vandana Hari, pendiri Vanda Insights di Singapura.

Pasar minyak memiliki sejumlah peristiwa penting yang akan terjadi yang dapat memengaruhi harga, mulai dari pemilihan umum AS dan pertemuan badan legislatif tertinggi Tiongkok minggu depan, hingga keputusan yang akan segera diambil oleh OPEC+ untuk mulai menghidupkan kembali produksi secara bertahap mulai Desember.

Brent untuk pengiriman Januari melonjak 1,7% menjadi $74,04 per barel pada pukul 8:48 pagi di Singapura.

WTI untuk pengiriman Desember naik 1,8% menjadi $70,51 per barel.(mrv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif...
Thursday, 22 January 2026 14:39 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan i...

Gangguan Pasokan dan Tarif AS Angkat Harga Minyak...
Wednesday, 21 January 2026 08:49 WIB

Harga minyak menguat pada Selasa (20/1), didukung oleh kombinasi gangguan pasokan dari Kazakhstan, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih baik, serta pelemahan dolar AS yang membuat pembelian ...

Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?...
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih ...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS