
Harga emas (XAU/USD) menguat pada hari Selasa untuk hari keempat berturut-turut, hampir mencapai angka $4.500 meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS naik bersamaan dengan dolar AS yang juga menguat 0,20%. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $4.487, naik hampir 1%.
Emas terus menguat karena ketegangan di Venezuela memicu permintaan sebagai aset safe haven meskipun imbal hasil obligasi lebih tinggi dan dolar AS menguat.
Para pedagang logam mulia terus mendorong harga emas dan perak menuju rekor tertinggi di tengah ketidakpastian geopolitik. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan ancaman verbal Presiden AS Donald Trump untuk memperluas operasi semacam itu ke negara-negara Amerika Latin lainnya membuat investor cemas, yang telah beralih ke daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Data ekonomi yang baru-baru ini terungkap di Amerika Serikat mendorong investor untuk membeli logam mulia tersebut setelah rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang hampir tidak berubah yang dihitung oleh S&P Global.
Aktivitas bisnis AS tetap solid, namun hal itu membenarkan perlunya suku bunga yang lebih rendah, menurut Gubernur Fed Stephen Miran, yang baru-baru ini memberikan pernyataan. Bertentangan dengan pendapatnya, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin menyatakan bahwa suku bunga dana Fed berada dalam level netral, yang tidak merangsang maupun menghambat aktivitas ekonomi.
Meskipun demikian, para pelaku pasar telah memperkirakan penurunan suku bunga hampir 56 basis poin oleh Federal Reserve menjelang akhir tahun 2026, menurut Prime Market Terminal Data.
Dokumen ekonomi AS akan menampilkan angka Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Desember, bersama dengan PMI Jasa ISM untuk periode yang sama, dan Lowongan Kerja JOLTS untuk bulan November. (Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...