Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Terkoreksi, Market Waspadai Dampak Inflasi Rendah dan Kebijakan Fed
Friday, 19 December 2025 04:09 WIB | GOLD |GOLD

Emas (XAU/USD) menghapus kenaikan sebelumnya pada hari Kamis setelah logam mulia ini mencapai $4.374 dan mendekati level tertinggi sepanjang masa di $4.381 setelah rilis laporan inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan di $4.335.

Emas melemah karena pasar mempertanyakan keandalan data inflasi, dan peluang pemotongan suku bunga Fed pada Januari tetap tidak berubah.

Indeks Harga Konsumen (CPI) inti AS pada bulan November turun ke level terendah sejak awal 2021, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS). Baik CPI utama maupun inti turun, tetapi para ekonom memperingatkan bahwa penutupan pemerintah selama 43 hari dapat mendistorsi beberapa data yang dikumpulkan oleh pekerja BLS untuk rilis tersebut.

Seiring meredanya inflasi, ekspektasi bahwa The Fed dapat memangkas suku bunga seharusnya meningkat, tetapi para pedagang menanggapi data tersebut dengan skeptis karena data pekerjaan cukup solid, seperti yang diungkapkan Departemen Tenaga Kerja dalam laporan Klaim Pengangguran Awal terbaru.

Ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya pada 28 Januari tetap tidak berubah di angka 24%, menurut data probabilitas suku bunga Capital Edge. Meskipun demikian, untuk tahun penuh ke depan, investor telah memperkirakan penurunan sebesar 60 basis poin, dengan pemangkasan pertama diperkirakan pada bulan Juni.

Hal ini seharusnya menekan Dolar AS dan menjadi pendorong bagi harga emas.

Sementara itu, meredanya ketegangan geopolitik dapat membatasi kenaikan harga emas karena pembicaraan antara AS dan Rusia akan dilanjutkan selama akhir pekan di Miami, menurut Politico.

Ke depannya, agenda ekonomi AS akan menampilkan rilis indikator inflasi favorit The Fed, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), bersama dengan Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk rilis terakhirnya.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS