Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Bertahan, Pasar Yakin The Fed Siap Potong Bunga
Monday, 8 December 2025 07:46 WIB | GOLD |GOLD

Emas bergerak menguat di awal sesi perdagangan Asia seiring pelaku pasar makin yakin bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga akhir pekan ini. Kenaikan harga logam mulia ini muncul setelah rilis indikator inflasi utama Amerika Serikat menunjukkan hasil yang sejalan dengan perkiraan, sehingga tidak memberikan kejutan negatif bagi pasar. Situasi ini membuat emas kembali dilirik sebagai aset aman di tengah perubahan kebijakan moneter The Fed.

ANZ Research dalam catatannya menjelaskan, indikator yang jadi sorotan adalah deflator pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang selama ini dikenal sebagai ukuran inflasi favorit The Fed. Angka PCE tersebut tercatat masih berada di bawah 3% pada bulan September. Artinya, tekanan kenaikan harga dinilai masih relatif terkendali dan hanya naik secara moderat dari bulan ke bulan. Data ini memperkuat pandangan bahwa ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga sudah mulai terbuka.

Di tengah sentimen tersebut, harga emas spot tercatat naik sekitar 0,2% ke kisaran $4.204,41 per troy ounce. Meski kenaikannya tidak terlalu besar, pergerakan ini dianggap sebagai sinyal bahwa pasar mulai memposisikan diri menghadapi kemungkinan era suku bunga yang lebih rendah. Bagi investor, kondisi ini bisa menjadi momentum untuk kembali mempertimbangkan emas sebagai instrumen lindung nilai, terutama jika The Fed benar-benar menurunkan suku bunga dan dolar AS mulai kehilangan kekuatannya. (az)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS