Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Menguat, Pedagang Fokus ke Perjanjian AS-Tiongkok
Friday, 31 October 2025 07:15 WIB | GOLD |GOLD

Emas mengkonsolidasikan kenaikan dari hari sebelumnya, bertahan di atas $4.000 per ons karena para pedagang mempertimbangkan gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok yang gagal meredam kekhawatiran tentang persaingan jangka panjang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Harga emas batangan sedikit menguat pada hari Jumat, setelah naik 2,4% di sesi sebelumnya untuk menghentikan penurunan beruntun empat hari. Meskipun pembicaraan antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping tampaknya menyelesaikan - untuk saat ini - pertikaian yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, jeda satu tahun kemungkinan hanya akan menstabilkan hubungan sekaligus memberi waktu bagi masing-masing pihak untuk mengurangi ketergantungan strategis.

Peredaan ketegangan ini juga menggarisbawahi peningkatan pengaruh ekonomi Tiongkok sejak masa jabatan pertama Trump sebagai presiden AS, sebuah pergeseran yang memicu kekhawatiran jangka panjang dan memperbarui minat terhadap aset safe haven seperti emas. Namun, emas batangan turun lebih dari 2% minggu ini sejauh ini - di jalur untuk kerugian mingguan kedua berturut-turut. Ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve yang lebih sedikit tahun ini membebani logam yang tidak memberikan imbal hasil, dengan treasury memperpanjang penurunan setelah peringatan Ketua Fed Jerome Powell bahwa investor harus mengekang harapan untuk penurunan pada bulan Desember. Logam mulia telah mundur tajam setelah reli yang membakar yang mendorong harga ke rekor di atas $4.380 per ons pada 20 Oktober. Arus keluar baru-baru ini dari dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas telah menghilangkan sebagian dukungan yang menopang lonjakan tersebut: Total kepemilikan ETF emas turun untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, penurunan terpanjang sejak April, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Baca Selengkapnya: Skenario-Skenario Ini Dapat Merongrong Kenaikan Harga Emas: Energy Daily

Meskipun mengalami penurunan baru-baru ini, emas telah menguat lebih dari 50% tahun ini, didukung oleh dorongan investor arus utama untuk melindungi portofolio mereka dari risiko serta percepatan pembelian oleh bank sentral, menurut World Gold Council dalam sebuah laporan pada hari Kamis. Bank-bank sentral membeli emas 28% lebih banyak pada kuartal ketiga dibandingkan tiga bulan sebelumnya, membalikkan tren penurunan yang terlihat awal tahun ini.

Harga emas spot naik 0,4% menjadi $4.041,42 per ons pada pukul 07.57 pagi di Singapura. Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,1%, setelah naik 0,4% pada sesi sebelumnya. Perak juga naik 0,4%, melanjutkan kenaikan tiga hari berturut-turut, sementara platinum dan paladium naik. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS