Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Rekor Lagi: Emas Melesat Di Tengah Dovish Fed
Thursday, 16 October 2025 03:23 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas menembus $4.200 per ons untuk pertama kalinya pada hari Rabu, memperpanjang rekor reli seiring meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga dan kekhawatiran geopolitik yang mendorong investor beralih ke logam safe haven.

Emas spot naik 1,3% menjadi $4.195,35 per ons pada pukul 13.57 ET (17.57 GMT), setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $4.217,95 sebelumnya. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,9% menjadi $4.201,60.

"Logam ini sedang naik daun, dan sepertinya tidak akan berhenti. Dengan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang kembali memanas dalam beberapa hari terakhir, investor memiliki lebih banyak alasan untuk melindungi investasi ekuitas jangka panjang mereka dengan melakukan diversifikasi ke emas," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.

Emas telah melonjak lebih dari 60% tahun ini, didorong oleh berbagai faktor termasuk ketegangan geopolitik, spekulasi penurunan suku bunga, pembelian oleh bank sentral, dedolarisasi, dan arus masuk ETF yang kuat.

"Dengan level $5.000 yang kini hanya berjarak $800, saya tidak akan bertaruh bahwa emas pada akhirnya akan mencapainya," kata Razaqzada, menambahkan bahwa koreksi jangka pendek kemungkinan akan mengguncang posisi yang lebih lemah dan menarik pembeli baru yang sedang mengalami penurunan.

Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan nada dovish pada hari Selasa, mengatakan bahwa pasar tenaga kerja AS masih terperosok dalam "kelesuan perekrutan dan pemecatan yang rendah." Emas dianggap sebagai lindung nilai tradisional terhadap ketidakpastian dan inflasi, dan juga berkembang pesat di lingkungan suku bunga rendah karena merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Para pedagang memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Oktober, dengan probabilitas 98%, diikuti oleh penurunan suku bunga lagi pada bulan Desember, yang sepenuhnya diperkirakan sebesar 100%. Menambah tawaran safe haven, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington sedang mempertimbangkan untuk memutus beberapa hubungan dagang dengan Tiongkok setelah kedua belah pihak memberlakukan biaya pelabuhan yang saling balas minggu ini.

Pasar juga mencermati penutupan pemerintah AS, yang telah menghentikan data resmi dan dapat mengaburkan prospek para pembuat kebijakan di luar negeri.

Perak naik 2,3% menjadi $52,64, setelah mencapai rekor tertinggi hari Selasa di $53,60.

Lonjakan harga perak didorong oleh pasokan London yang ketat, ditandai dengan backwardation yang ekstrem dan rekor harga sewa, tetapi dapat berbalik dengan cepat jika kekurangan mereda, kata Michael Brown, ahli strategi senior di Pepperstone. Di tempat lain, platinum naik 0,6% menjadi $1.647,55, sementara paladium turun 0,2% menjadi $1.523,66.(alg)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS