Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Nyaris Rekor, Semua Nunggu The Fed
Monday, 22 September 2025 07:23 WIB | GOLD |GOLD

Emas mencatat kenaikan mingguan kelima, didukung oleh pemangkasan suku bunga pertama Federal Reserve (The Fed) tahun ini. Investor kini menantikan rilis data inflasi utama pada Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Harga emas diperdagangkan sekitar $20 di bawah rekor tertinggi yang dicapai pekan lalu, setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu. Harga sempat terkoreksi dari level tertinggi sepanjang masa setelah Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa keputusan selanjutnya akan diambil dengan pendekatan "pertemuan demi pertemuan," yang meredam ekspektasi pelonggaran agresif. Suku bunga yang lebih rendah umumnya menguntungkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Para pelaku pasar juga akan mencermati data ekonomi pekan ini, termasuk aktivitas di Eropa serta Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) di AS pada Jumat - ukuran inflasi favorit The Fed. Laju pertumbuhan inflasi inti diperkirakan melambat, memperkuat argumen untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Powell juga dijadwalkan menyampaikan pandangan ekonomi pada Selasa mendatang.

Traders masih memperkirakan hampir dua kali lagi pemangkasan suku bunga tahun ini. Prospek pelonggaran moneter lebih lanjut dari The Fed menjadi katalis utama lonjakan emas sebesar 40% sepanjang tahun ini. Harga juga didukung permintaan aset safe haven akibat kekhawatiran konflik geopolitik, dampak tarif Presiden AS Donald Trump pada ekonomi global, serta pembelian besar-besaran oleh bank sentral dan peningkatan kepemilikan di reksa dana berbasis emas (ETF).

Harga emas spot naik 0,1% menjadi $3.688,40 per ons pada pukul 7:36 pagi waktu Singapura. Indeks Dolar Bloomberg naik tipis 0,1%. Perak dan platinum stabil, sementara paladium menguat. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS