
Harga emas bergerak menguat pada hari Jumat(20/9) dan menuju kenaikan mingguan kelima berturut-turut, dengan perhatian pasar terfokus pada isyarat lebih lanjut setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga pertamanya tahun ini.
Emas spot naik 0,8% menjadi $3.672,08 per ons pada pukul 13.36 EDT (17.36 GMT). Harga telah naik 0,8% sejauh ini minggu ini. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup menguat 0,7% menjadi $3.705,80.
Bank sentral AS memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada hari Rabu, tetapi meredam langkah tersebut dengan peringatan tentang inflasi yang terus-menerus, menimbulkan keraguan atas laju pelonggaran di masa mendatang.
Setelah keputusan tersebut, harga emas spot mencapai rekor tertinggi $3.707,40 sebelum melemah dalam perdagangan yang volatil. "Emas masih cukup kuat di sini dan hanya mengalami jeda setelah The Fed. Tren bullish tetap utuh dengan level tertinggi baru yang tak terelakkan dan secara realistis kita bisa melihat $4.000 sebelum akhir tahun," kata ahli strategi pasar RJO Futures, Bob Haberkorn. Presiden Fed Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan risiko pasar tenaga kerja membenarkan penurunan suku bunga minggu ini dan kemungkinan pengurangan pada dua pertemuan bank sentral berikutnya.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Logam ini juga cenderung berkinerja baik selama periode ketidakpastian dan telah naik hampir 40% sepanjang tahun ini. Premi emas fisik di India naik ke level tertinggi 10 bulan minggu ini karena rekor harga menjelang musim liburan gagal menghalangi investor untuk membeli emas batangan demi mengantisipasi kenaikan lebih lanjut, sementara diskon di Tiongkok melebar ke puncaknya dalam lima tahun.
Di tempat lain, perak spot naik 2,2% menjadi $42,70 per ons dan platinum menguat 1,4% menjadi $1.403,02. Paladium stabil di $1.150,04 dan menuju kerugian mingguan. "Yang saya lihat adalah banyak investor kini beralih ke platinum dan perak karena harganya lebih terjangkau daripada emas," kata Haberkorn.(alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...