Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Capai Rekor Baru Pasca Data NFP AS yang Lemah
Friday, 5 September 2025 20:12 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas mencapai rekor tertinggi baru pada hari Jumat (5/9) setelah laporan ketenagakerjaan AS yang lemah memperkuat harapan penurunan suku bunga Federal Reserve, memicu momentum baru bagi reli emas batangan yang pesat.

Harga emas spot naik 0,9% menjadi $3.577,33 per ons, pada pukul 12:34 GMT. Harga mencapai rekor tertinggi $3.582,71 dan naik 3,7% sepanjang minggu ini.

Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,9% menjadi $3.637,00.

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja AS melemah tajam pada bulan Agustus sementara tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,3%, mengonfirmasi bahwa kondisi pasar tenaga kerja melemah dan memperkuat alasan penurunan suku bunga dari Federal Reserve bulan ini.

Emas batangan, yang tidak membayar bunga, cenderung bersinar ketika suku bunga rendah dan ketidakpastian tinggi, menjadikannya aset pilihan bagi investor yang mencari aset aman. Tiongkok dan India adalah konsumen emas terbesar. Permintaan fisik emas di kedua pusat ini turun minggu ini karena harga yang mencapai rekor tertinggi.

Data cadangan emas bulan Agustus dari bank sentral Tiongkok, yang akan dirilis pada hari Minggu, tidak akan mencapai rekor tertinggi bulan September, tetapi mungkin masih memberikan kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana permintaan dari bank sentral dipengaruhi oleh tingginya harga emas batangan.

Di antara logam lainnya, perak spot naik 1% menjadi $41,09 per ons dan menuju kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.

Platinum naik 2,2% menjadi $1.396,97 dan paladium turun 0,2% menjadi $1.125,44. (Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS