
Harga emas stabil di pasar spot, namun harga berjangka mencapai rekor tertinggi $3.534 di tengah laporan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengenakan tarif impor emas batangan. Selain itu, para pelaku pasar terus mencermati data ekonomi AS yang dirilis pekan ini karena para pedagang bersiap untuk rilis angka inflasi pekan depan. XAU/USD diperdagangkan pada $3.397, hampir tidak berubah.
Selama sesi perdagangan semalam, selisih harga antara harga berjangka Comex New York dan harga spot melebar lebih dari $100, sebagaimana diungkapkan oleh Reuters setelah Financial Times melaporkan pada hari Kamis bahwa AS mengenakan tarif pada emas batangan seberat satu kilogram, mengutip surat dari Bea Cukai & Perlindungan Perbatasan AS.
Meskipun demikian, harga spot XAU/USD terus berkonsolidasi di kisaran $3.400, karena investor tampaknya yakin bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan bulan September.
Laporan Nonfarm Payrolls yang suram minggu lalu membunyikan alarm di antara para pejabat Fed, yang sebelumnya bersikap lebih agresif tetapi kini beralih ke nada yang lebih seimbang. Selain itu, perlambatan aktivitas bisnis di sektor jasa, sebagaimana terungkap dalam IMP Jasa ISM, bersama dengan kontraksi pada sub-komponen ketenagakerjaan, menunjukkan adanya beberapa keretakan di pasar tenaga kerja.
Namun, para pesimis The Fed belum sepenuhnya pulih. Sub-komponen Harga yang Dibayar dari IMP Jasa naik ke level tertinggi sejak November 2022. Rilis angka inflasi minggu ini dan minggu depan dari sisi konsumen dan produsen akan menentukan apakah The Fed akan tetap lebih khawatir tentang inflasi atau bergeser untuk mencapai mandat ketenagakerjaan maksimum.
Agenda ekonomi minggu depan juga akan menampilkan pembicara Fed lainnya, data Klaim Pengangguran Awal, Penjualan Ritel, dan Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM).(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...