
Harga emas rebound pada hari Kamis(31/7) dari level terendah satu bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya, karena ketidakpastian perdagangan yang dipicu oleh pengumuman tarif baru AS meningkatkan daya tarik emas batangan, bahkan ketika ekspektasi penurunan suku bunga AS pada bulan September mereda.
Harga emas spot naik 0,5% menjadi $3.292,24 per ons, pada pukul 02:30 GMT. Emas batangan mencapai level terendah sejak 30 Juni di $3.267,79 pada hari Rabu.
Harga emas berjangka AS turun 0,2% menjadi $3.287.
"Emas pada level di bawah $3.300 telah menarik minat beli dari para pedagang sebagai strategi nilai, terutama dengan ketidakpastian ekonomi yang ada, yang sejalan dengan ancaman tarif sekunder Trump," kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengeluarkan serangkaian pengumuman tarif, mulai dari mengubah pungutan yang sebelumnya diancamkan terhadap tembaga dan barang-barang dari Brasil hingga mengakhiri pembebasan tarif untuk pengiriman luar negeri bernilai kecil.
Trump mengumumkan kesepakatan dengan Korea Selatan yang melibatkan tarif AS sebesar 15% atas impor dari negara tersebut, sekaligus mengonfirmasi negosiasi yang sedang berlangsung dengan India setelah mengumumkan tarif 25% atas barang-barang India yang berlaku efektif hari Jumat. Ia juga menyatakan optimismenya tentang perundingan perdagangan dengan Tiongkok, dengan menyatakan bahwa ia berharap kesepakatan yang adil akan tercapai.
Sementara itu, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu, sementara komentar dari Ketua Jerome Powell meredam ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan September.
Emas, yang sering dianggap sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian ekonomi, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. "Support di sekitar $3.250 terbentuk sebagai level kunci yang berpotensi melindungi dari penurunan yang lebih signifikan. Namun, penembusan level tersebut dapat membuka pintu bagi penurunan ke $3.200," kata Waterer. Indeks PCE inti AS akan menjadi fokus nanti, dan diperkirakan naik 0,3% secara bulanan dan 2,7% secara tahunan, menurut jajak pendapat Reuters.
Harga perak spot turun 0,3% menjadi $37 per ons, platinum naik 0,6% menjadi $1.320,98, dan paladium naik 2,5% menjadi $1.234,77. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...