Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik Tajam! Trump Naikkan Tarif Jelang Tenggat Waktu
Monday, 14 July 2025 07:16 WIB | GOLD |GOLD

Emas menguat, didorong oleh permintaan aset safe haven karena para pedagang mempertimbangkan ancaman tarif baru dari Presiden Donald Trump setelah ia mengumumkan tarif 30% untuk Uni Eropa dan Meksiko yang berlaku mulai bulan depan.

Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.370 per ons, setelah kenaikan 0,6% minggu lalu. Mitra dagang AS terus bernavigasi di minggu-minggu terakhir negosiasi karena kesabaran Trump terhadap perundingan tampaknya menipis sebelum batas waktu 1 Agustus.

Pada hari Sabtu, Presiden memberikan ultimatum perdagangan kepada Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, surat terbaru dari serangkaian surat yang ia kirimkan sejak minggu lalu kepada negara-negara termasuk Kanada dan Brasil yang menetapkan tarif bea baru.

Meningkatnya ketegangan perdagangan telah menggarisbawahi daya tarik emas sebagai aset safe haven, meskipun investor semakin kurang yakin tentang kemungkinan gejolak yang meluas setelah sebelumnya mundur dari beberapa ancaman tarif agresif. Emas telah menguat lebih dari seperempat tahun ini, mencetak rekor di atas $3.500 per ons pada bulan April.

Perombakan kebijakan perdagangan Trump telah menjadi sumber ketidakpastian yang terus-menerus bagi pasar, mendorong investor untuk mencari aset aman di tengah kekhawatiran tentang dampak jangka panjang terhadap ekonomi global. Kenaikan ini juga didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan aksi beli oleh bank sentral.

Harga emas spot naik 0,4% ke $3.367,20 per ons pada pukul 08.07 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1%. Perak sedikit menguat, diperdagangkan mendekati level tertinggi sejak 2011. Platinum dan paladium merosot. (azf)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS