Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik Lagi! RUU Pajak & Ancaman Tarif Trump Jadi Pemicu
Friday, 4 July 2025 23:14 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas (XAU/USD) diperdagangkan lebih tinggi pada hari Jumat (04/7) karena berita tentang pengesahan RUU "Big, Beautiful," oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beredar di pasar. Dengan pasar ditutup di AS untuk merayakan Hari Kemerdekaan, XAU/USD diperdagangkan di atas $3.330 pada saat penulisan.

Likuiditas diperkirakan akan tetap ringan di AS setelah liburan akhir pekan, yang dapat membuat emas batangan sensitif terhadap perkembangan yang dapat memengaruhi sentimen risiko.

Selera risiko membaik minggu ini, menyusul laporan bahwa AS membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan menjelang batas waktu 9 Juli. Namun, suasana hati sedikit berubah pada hari Jumat karena ketidakpastian tarif dan ancaman Presiden Trump untuk mengirim surat ke negara-negara yang menentukan jumlah yang akan mereka bayarkan untuk berbisnis dengan AS.

Pada hari Jumat, Trump menyatakan bahwa "Kami mungkin akan mengirim beberapa surat, mulai mungkin besok, mungkin 10 sehari ke berbagai negara yang mengatakan berapa yang akan mereka bayarkan untuk berbisnis dengan AS," menurut Reuters.

"Nilai tarifnya akan berkisar antara 60% atau 70% hingga 10% dan 20%," adalah kisaran yang diberikan Trump kepada wartawan Bloomberg.

Ke depannya, fokus pasar akan beralih ke negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung, yang dapat menimbulkan volatilitas baru. Jika pembicaraan perdagangan memburuk atau ketegangan geopolitik meningkat, investor mungkin beralih ke aset safe haven seperti Emas.

Selain itu, RUU "Big, Beautiful," yang diusulkan disahkan oleh DPR pada Kamis malam setelah rilis data ekonomi penting dari AS.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS