Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Tahan Kenaikan karena Data AS yang Lemah Memperkuat Spekulasi pada Pemangkasan Suku Bunga Fed
Thursday, 5 June 2025 07:45 WIB | GOLD |GOLD

Emas menahan kenaikan, setelah data AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali tahun ini untuk mencegah resesi.

Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.375 per ons, menyusul kenaikan 0,6% pada hari Rabu, setelah laporan terpisah menunjukkan kontraksi pada penyedia layanan AS dan perlambatan dalam perekrutan. Imbal hasil Treasury turun setelah data tersebut, dengan pedagang swap memperkirakan dua pengurangan Fed pada bulan Oktober dan Desember. Suku bunga yang lebih rendah biasanya merupakan pendorong bagi emas, yang tidak menghasilkan bunga.

Di tempat lain, kekhawatiran tentang memburuknya ketegangan antara AS dan beberapa mitra dagang utamanya muncul kembali setelah Presiden Donald Trump menggandakan tarif baja dan aluminium menjadi 50%. Secara terpisah, ia menyebut mitranya dari Tiongkok Xi Jinping sebagai "sangat sulit untuk membuat kesepakatan".

Emas batangan naik hampir 30% tahun ini dan mencapai rekor tertinggi pada bulan April, karena perang tarif yang dipimpin AS semakin memperkuat daya tariknya sebagai tempat berlindung. Bank sentral juga menjadi penggerak utama, dengan aksi beli mereka diperkirakan akan terus berlanjut di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang paparan dolar yang berlebihan.

Harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi $3.375,21 per ons pada pukul 7:41 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, menyusul penurunan 0,4% pada hari Rabu. Perak datar, sementara platinum dan paladium naik.

Ke depannya, laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat diperkirakan akan menunjukkan bahwa pertumbuhan dalam penggajian nonpertanian melambat dan tingkat pengangguran tetap stabil.(cay)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS