
Pada hari Selasa (3/6) emas turun pasca mendekati level tertinggi empat pekan di awal sesi, karena sedikit rebound dolar serta aksi profit take menambah tekanan, sementara investor tetap berhati-hati di tengah kebijakan perdagangan AS yang tidak menentu.
Harga emas spot turun 0,5% menjadi $3.361,26 per ons pada pukul 08.42 GMT, pasca menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei di awal sesi. Harga emas berjangka AS turun 0,3% menjadi $3.386,20.
Dolar sedikit naik dari level terendah lebih dari sebulan yang dicapai di awal sesi, membuat emas lebih mahal bagi pembeli asing.
Sementara kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank."Pergerakan (emas) ini didukung oleh dolar yang lebih lemah dan permintaan baru untuk investasi alternatif di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan tarif,"
"Perkembangan ini merupakan alasan utama mengapa kita melihat sedikit aksi profit take pasca kenaikan kuat kemarin."
Investor akan mencermati kemungkinan adanya panggilan telepon pekan ini antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping, yang dikonfirmasi oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, beberapa hari setelah Trump menuduh Tiongkok melanggar perjanjian untuk mengurangi tarif dan pembatasan perdagangan.
Sementara Komisi Eropa kemarin mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong AS untuk mengurangi atau menghapus tarif, meskipun Trump berencana untuk menggandakan bea masuk baja dan aluminium menjadi 50% pada hari Rabu.
Sementara itu, pemerintahan Trump mendesak negara-negara untuk memberikan penawaran perdagangan terbaik mereka pada hari Rabu, yang bertujuan untuk mempercepat pembicaraan menjelang tenggat waktu lima pekan, menurut draf surat yang dilihat oleh Reuters.
OECD pada hari Selasa mengatakan ekonomi global sedang dalam perjalanan untuk melambat dari 3,3% tahun lalu menjadi 2,9% pada tahun 2025 dan 2026, memangkas estimasi bulan Maret untuk pertumbuhan sebesar 3,1% tahun ini dan 3,0% tahun depan.
Fokus investor pekan ini juga akan tertuju pada data penggajian nonpertanian AS yang akan dirilis pada hari Jumat dan pidato dari sejumlah pembuat kebijakan Federal Reserve untuk mendapatkan petunjuk mengenai lintasan suku bunga.
Harga perak spot turun 1,6% menjadi $34,25 per ons, platinum turun 0,4% menjadi $1.058,85 dan paladium stabil di $989,00.
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...