Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Anjlok Karena Trump Menunda Bea Masuk UE Di Tengah Volume Perdagangan Yang Tipis
Tuesday, 27 May 2025 03:09 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas turun lebih dari 0,50% pada hari Senin (26/5) di tengah kurangnya permintaan untuk aset haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda bea masuk pada Uni Eropa (UE). Sementara itu, perdagangan tetap sepi karena penutupan pasar keuangan Inggris (UK) dan AS untuk liburan. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan pada $3.336.

Suasana pasar membaik setelah pernyataan Trump pada hari Minggu, yang menunda pemberlakuan bea masuk pada produk UE hingga 9 Juli. Oleh karena itu, Bullion tertekan setelah kenaikan minggu lalu lebih dari 4,86%, kenaikan paling signifikan sejak minggu yang dimulai pada 7 April.

Pada hari Jumat, XAU/USD memperpanjang pergerakan bullish-nya karena Trump terus menekan Apple (AAPL) untuk membuat iPhone di AS. Jika tidak, bea masuk sebesar 25% akan dikenakan. Pada saat yang sama, ia meningkatkan retorika terhadap UE, mengancam akan mengenakan tarif 50% pada barang-barangnya. Hal ini mendorong logam emas dari $3.287 ke level tertinggi minggu lalu di $3.365.

Meskipun turun, harga Emas akan terus menguat, karena Reuters mengungkapkan bahwa "impor emas bersih Tiongkok melalui Hong Kong meningkat lebih dari dua kali lipat pada bulan April dari Maret, dan merupakan yang tertinggi sejak Maret 2024, data menunjukkan."

Selain itu, risiko geopolitik tetap tinggi setelah Rusia menyerang Ukraina untuk malam ketiga berturut-turut, yang memicu reaksi marah terhadap Trump.

Minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan Pesanan Barang Tahan Lama April, risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), estimasi kedua untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Q1 2025 dan rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), pengukur inflasi favorit Fed.(alg)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS