Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas naik karena data AS yang lemah
Friday, 16 May 2025 03:27 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas melonjak tajam pada hari Kamis setelah mencapai titik terendah mingguan di $3.120, membukukan kenaikan solid lebih dari 1,40%, didorong oleh pelemahan Dolar AS secara luas karena laporan Indeks Harga Produsen (PPI) yang bagus di Amerika Serikat (AS). Hal ini, bersama dengan penurunan imbal hasil obligasi AS, membuat XAU/USD diperdagangkan pada $3.228 pada saat penulisan.

Logam kuning mulai naik karena mengantisipasi data PPI AS, yang pada bulan April secara mengejutkan berada di bawah perkiraan dan data bulan Maret. Pada saat yang sama, Penjualan Ritel untuk periode yang sama melambat karena rumah tangga membeli kendaraan bermotor lebih awal, dan data pekerjaan yang diungkapkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim pengangguran sesuai dengan perkiraan.

Data tersebut memicu reaksi di pasar pendapatan tetap, yang mendorong pasar untuk sepenuhnya memperhitungkan dua pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada tahun 2025, dengan yang pertama diharapkan pada bulan September.

Alasan lain di balik kenaikan Emas mungkin adalah keengganan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Turki untuk membahas penyelesaian konflik mereka.

Mengingat latar belakang fundamental, Emas akan memperpanjang kenaikannya. Namun, de-eskalasi perang dagang AS-Tiongkok menjadi hambatan bagi logam kuning, yang mengalami kerugian lebih dari $120 karena harga XAU/USD melayang ke $3.200.

Ke depan minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan data perumahan, dan pedagang akan mengamati survei pendahuluan Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk bulan Mei.

Data AS yang lemah dan imbal hasil AS yang anjlok mendorong Emas naik
PPI AS pada bulan April turun secara tak terduga sebesar -0,5% MoM, meleset dari perkiraan kenaikan 0,2%. PPI inti turun sebesar -0,4%, di bawah perkiraan ekspansi sebesar 0,3%.

Penjualan Ritel April di AS meningkat sebesar 0,1% MoM setelah angka Maret direvisi naik menjadi 1,7%. Para ekonom memperkirakan angka tersebut tidak akan berubah dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Klaim Pengangguran Awal AS untuk minggu yang berakhir pada 10 Mei naik sebesar 229.000, seperti yang diharapkan, tidak berubah dari minggu sebelumnya.

Imbal hasil obligasi Treasury AS anjlok, dengan imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun turun sembilan basis poin menjadi 4,49%. Sementara itu, imbal hasil riil AS mengikuti, turun sembilan setengah bps menjadi 2,077%.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS