Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas anjlok 3% karena AS dan Tiongkok sepakat memangkas tarif timbal balik
Monday, 12 May 2025 16:09 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas anjlok 3% ke level terendah dalam lebih dari satu minggu pada hari Senin(12/3) setelah AS dan Tiongkok mengatakan bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan untuk memangkas tarif timbal balik, yang membuat dolar menguat dan mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset safe haven.

Harga emas spot turun 3% menjadi $3.224,34 per ons, pada pukul 08.12 GMT, level terendah sejak 1 Mei. Harga emas berjangka AS anjlok 3,5% menjadi $3.228,10.

"Penurunan ketegangan antara Tiongkok dan AS, dengan tarif yang dikurangi selama 90 hari, mengurangi permintaan untuk aset safe haven seperti emas," kata analis UBS Giovanni Staunovo. "Harga jangka pendek kemungkinan akan tetap bergejolak. Namun, tarif yang lebih tinggi masih membebani pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan memaksa bank sentral untuk memangkas suku bunga lebih lanjut akhir tahun ini. Bank sentral juga mungkin menggunakan penurunan harga ini untuk menambah eksposur."

Dalam upaya meredakan perang dagang yang berpotensi merusak, AS dan Tiongkok mengatakan mereka telah menyetujui kesepakatan untuk memangkas tarif timbal balik karena Washington dan Beijing berupaya mengakhiri perang dagang yang telah mengganggu ekonomi global.

Berbicara setelah pembicaraan dengan pejabat Tiongkok di Jenewa, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kepada wartawan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk jeda 90 hari atas tindakan tersebut dan bahwa tarif timbal balik akan turun sebesar 115%.

AS dan Tiongkok memberlakukan tarif balasan satu sama lain bulan lalu, yang memicu perang dagang yang memicu kekhawatiran akan resesi global.

Sementara itu, indeks dolar (.DXY)

, membuka tab baru melonjak lebih dari 1% terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Emas diperkirakan akan turun karena dolar dapat menguat dan pengurangan risiko geopolitik dapat "merusak permintaan aset safe haven... logam kuning tersebut dapat turun hingga $3.200/oz dalam waktu dekat, kata Jigar Trivedi, analis komoditas senior di Reliance Securities.

Para pedagang juga mengamati data Indeks Harga Konsumen AS pada hari Selasa untuk mendapatkan sinyal baru tentang lintasan kebijakan moneter Federal Reserve.

Perak spot turun 2,3% menjadi $31,96 per ounce, platinum turun 1,2% menjadi $983,44 dan paladium turun 0,9% menjadi $967,35. (Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS