
Emas (XAU/USD) meningkat tajam pada hari Selasa, didukung oleh konvergensi konflik geopolitik, ketidakpastian kebijakan perdagangan, dan sikap defensif investor menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu dan konferensi pers Ketua Jerome Powell. Pada saat penulisan, Emas diperdagangkan sekitar $3.396 per ons, naik 1,90% pada hari itu dan 4,5% pada minggu ini, karena investor mencari perlindungan dari meningkatnya risiko global dan melemahnya Dolar AS (USD). Reli Emas mencerminkan semakin dalamnya kegelisahan global. Perluasan kampanye militer Israel di Gaza, ditambah dengan meningkatnya aktivitas oleh milisi yang didukung Iran di Irak dan Suriah, telah meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas. Perkembangan ini telah secara signifikan memperburuk sentimen risiko di seluruh pasar keuangan, memperkuat permintaan untuk aset defensif. Pada saat yang sama, ketegangan perdagangan meningkat. Pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang tarif 100% pada film asing, di samping pembatasan yang diusulkan pada impor farmasi, telah menyalakan kembali kekhawatiran akan konflik perdagangan global yang lebih luas. Langkah-langkah ini telah mendorong tanggapan dari Komisi Eropa, yang sedang mempersiapkan tarif pembalasan yang menargetkan teknologi dan barang-barang konsumen AS. Bagi pasar, konsekuensi ekonomi signifikan: tekanan biaya, rantai pasokan yang terganggu, dan meningkatnya ketidakpastian yang semuanya mendukung Emas sebagai lindung nilai terhadap tekanan sistemik. Para pedagang merespons dengan peningkatan lindung nilai, meningkatnya permintaan untuk perlindungan volatilitas, dan arus baru ke aset-aset defensif, termasuk Emas, Yen Jepang, dan Obligasi Pemerintah AS.
Meskipun Federal Reserve (Fed) diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga pada pertemuan kebijakan hari Rabu, nada arahan ke depannya akan sangat penting. Para pedagang akan mencermati komentar Ketua Jerome Powell untuk setiap sinyal apakah peralihan ke arah pemotongan suku bunga sedang dibahas pada akhir tahun 2025.
Tidak adanya retorika hawkish kemungkinan akan memperkuat lintasan Emas saat ini, karena ekspektasi suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Sebaliknya, setiap penolakan dari Powell, terutama jika ia mengisyaratkan kekhawatiran tentang inflasi yang kembali meningkat, dapat memicu penilaian ulang dalam penetapan harga suku bunga dan membebani Emas dalam jangka pendek.
Posisi pra-pertemuan hari ini terlihat jelas di pasar mata uang dan pendapatan tetap. Indeks Dolar AS (DXY) telah jatuh ke 99,50, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun melemah, keduanya mendukung harga Emas. Bagi para pedagang, lingkungan ini menuntut kehati-hatian: pergerakan intraday yang besar mungkin terjadi menyusul komunikasi Fed, terutama jika Powell mengejutkan pasar.(cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...