Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas bertahan pada kerugian intraday di tengah nada risiko positif
Wednesday, 23 April 2025 13:03 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) menarik beberapa penjual untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu dan memperpanjang penurunan penolakan hari sebelumnya dari tanda psikologis $3.500 atau rekor tertinggi baru. Pejabat pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan potensi de-eskalasi sengketa tarif yang sedang berlangsung dengan Tiongkok dan memicu optimisme tentang kesepakatan perdagangan. Selain itu, Trump mundur dari ancamannya untuk memecat Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell. Lebih jauh, Presiden Rusia Vladimir Putin mengindikasikan bahwa ia terbuka terhadap prospek pembicaraan langsung dengan mitranya dari Ukraina Volodymyr Zelenskyy, meningkatkan kepercayaan investor dan melemahkan logam mulia yang merupakan tempat berlindung yang aman.

Sementara itu, upaya pemulihan Dolar AS (USD) dari level terendah multi-tahun terhenti di tengah melemahnya kepercayaan pada ekonomi AS di belakang pengumuman tarif bolak-balik Presiden AS Donald Trump. Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan segera melanjutkan siklus pemangkasan suku bunganya bertindak sebagai penghambat bagi Greenback dan berkontribusi untuk membatasi penurunan harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu penjualan lanjutan yang kuat sebelum mengonfirmasi bahwa XAU/USD telah mencapai puncaknya dan memposisikan diri untuk penurunan korektif yang berarti. Para pedagang sekarang menantikan rilis PMI global untuk mendapatkan wawasan baru tentang kesehatan ekonomi global dan dorongan jangka pendek.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS