Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga emas melonjak saat tarif 104% Trump terhadap Tiongkok mulai berlaku
Wednesday, 9 April 2025 13:48 WIB | GOLD |GOLD

Tindakan balasan global Presiden AS Donald Trump mulai berlaku pada hari Rabu, memicu gelombang penghindaran risiko baru di seluruh pasar keuangan, sehingga meningkatkan permintaan untuk emas sebagai aset safe haven tradisional. Tiongkok paling terpukul dengan tarif 104% oleh AS, yang meningkatkan ketegangan perdagangan AS-Tiongkok.
Harga emas didukung oleh pelarian global ke aset safe haven yang terinspirasi oleh tarif AS
Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa AS akan melanjutkan tarif 104% yang luas terhadap impor Tiongkok mulai hari Rabu ini. Hal ini terus memicu kekhawatiran bahwa perang dagang habis-habisan akan mendorong ekonomi global ke dalam resesi, yang memicu gelombang baru perdagangan penghindaran risiko dan menghidupkan kembali permintaan untuk harga emas sebagai aset safe haven.
Investor meningkatkan taruhan mereka bahwa perlambatan ekonomi AS yang didorong oleh tarif dapat memaksa Federal Reserve (Fed) untuk segera melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya. Faktanya, FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan lebih dari 60% kemungkinan bahwa Fed akan menurunkan biaya pinjaman pada bulan Mei. Selain itu, bank sentral AS diperkirakan akan melakukan lima kali pemotongan suku bunga pada tahun 2025.
Hal ini, pada gilirannya, menyeret Dolar AS lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut meskipun ada komentar agresif dari pejabat Fed semalam. Faktanya, Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Selasa bahwa kebijakan tersebut berada di tempat yang sangat baik dan cukup ketat. Daly lebih lanjut mencatat bahwa tekanan inflasi dari tarif yang meluas merupakan kekhawatiran yang meningkat.
Secara terpisah, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bahwa tarif AS jauh lebih besar dari yang diantisipasi dan menimbulkan risiko nyata bagi importir AS yang memiliki sangat sedikit opsi cadangan. Hubungan sentimen dengan pengeluaran tidak sekuat sebelumnya dan tidak jelas bagaimana Fed akan bereaksi terhadap guncangan pasokan negatif, Goolsbee menambahkan lebih lanjut.
Investor sekarang menantikan rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Fed. Selain itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS dan Indeks Harga Produsen (PPI) masing-masing pada hari Kamis dan Jumat akan diteliti untuk mendapatkan petunjuk tentang arah kebijakan Fed. Hal ini, pada gilirannya, akan mendorong USD dalam jangka pendek dan memengaruhi pasangan XAU/USD.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS