Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Emas Mendekati Rekor Baru karena Rencana Pungutan Trump yang Mendatang Tingkatkan Safe Haven
Tuesday, 1 April 2025 07:33 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas mendekati rekor baru pada hari Senin (31/3), karena gelombang volatilitas membuat para pedagang beralih ke safe haven menjelang penerapan tarif oleh Presiden Donald Trump, yang telah meningkatkan kekhawatiran bahwa ekonomi global sedang menuju perang dagang.

Harga emas batangan stabil setelah melonjak 1,4% pada sesi sebelumnya ke level tertinggi sepanjang masa di $3.127,92 per ons. Para pedagang gelisah karena Trump berencana untuk mengumumkan pungutan besar-besaran terhadap semua mitra dagang Amerika pada hari Rabu (2/4).

Harga emas baru saja mencapai kuartal terbaiknya sejak September 1986 setelah naik hampir seperlima dalam tahun ini. Permintaan fisik dan latar belakang makro yang menguntungkan membantu mendorong reli, menurut Amy Gower, ahli strategi komoditas di Morgan Stanley.

Pembelian emas batangan, koin, dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) oleh investor baru-baru ini menunjukkan arus masuk baru dan "bisa dibilang masih banyak lagi yang harus dilakukan," kata Gower di Bloomberg TV. "Lalu ada juga sudut pandang makro emas tentang bagaimana ia bersaing dalam portofolio investor melawan suku bunga, ekuitas, dan obligasi."

Gower memperkirakan harga akan naik menjadi $3.300-$3.400 tahun ini, mengikuti beberapa bank besar yang telah menaikkan target mereka untuk logam mulia tersebut. Goldman Sachs Group Inc. bulan ini menaikkan perkiraannya menjadi $3.300 per ons pada akhir tahun.

Emas batangan sering kali menjadi tempat berlindung di masa ketidakpastian ekonomi dan politik. Kepemilikan investor atas ETF emas yang didukung secara fisik telah naik 6% sejauh ini pada tahun 2025 setelah empat tahun arus keluar bersih, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Kenaikan harga emas telah didorong oleh pembelian bank sentral dan permintaan tempat berlindung di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan makro. Penggerak tersebut telah mendukung harga bahkan ketika pedagang swap telah memangkas taruhan pada pelonggaran Federal Reserve tahun ini menjadi dua pemotongan suku bunga seperempat poin. Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Harga emas spot diperdagangkan pada $3.125,58 per ons pada pukul 7:46 pagi di Singapura, dan ditutup pada kuartal pertama dengan kenaikan 19%. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah. Harga perak, platinum, dan paladium tetap stabil. 

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS