Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Turun Dari Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Sebelumnya Di $3.000
Friday, 14 March 2025 19:27 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) sebelumnya mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $3.004, sebelum jatuh kembali di bawah $3.000, masih mencatat kenaikan mingguan lebih dari 2,5% untuk saat ini pada saat penulisan pada hari Jumat (14/3). Arus masuk dan permintaan tambahan untuk Emas Batangan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membalas tarif Eropa, dengan mengatakan ia akan mengenakan tarif 200% pada anggur dan sampanye dari wilayah tersebut.

Hal ini telah membuat pelaku pasar takut untuk percaya bahwa semua taruhan dibatalkan dan bahwa Presiden AS Trump tidak akan mundur atau melonggarkan pendiriannya tentang tarif, meningkatkan lebih banyak kekhawatiran tentang pertumbuhan dan permintaan untuk aset berisiko. Sementara itu, imbal hasil AS mencapai rekor tertinggi lima hari pada hari Kamis sebelum jatuh.

Ringkasan harian penggerak pasar: Posisi pada tarif

Agenda tarif agresif Presiden Donald Trump memicu kekhawatiran tentang potensi pukulan terhadap pertumbuhan, merugikan permintaan untuk aset berisiko dan membantu aliran masuk ke dana yang didukung emas batangan, Bloomberg melaporkan.

Beberapa saham perhiasan Tiongkok telah meningkat secara substansial minggu ini. Pada hari Jumat, Zhejiang Ming Jewelry Co. yang terdaftar di Tiongkok daratan melonjak hingga batas keuntungan 10% untuk hari keempat. Chow Tai Fook Jewelery Group juga naik, menunjukkan bahwa para pedagang mencari perusahaan terkait yang dapat memperoleh keuntungan dari harga Emas yang lebih tinggi, Bloomberg melaporkan.

Pimpinan tim Strategi Komoditas Macquarie Group, Marcus Garvey, menunjukkan pada hari Kamis bahwa kepemilikan masih sekitar 20% di bawah puncak sebelumnya pada tahun 2020. Ini berarti masih ada ruang yang cukup untuk arus masuk meningkat dalam logam mulia, Reuters melaporkan.

CME Fedwatch Tool melihat peluang 97,0% tidak ada perubahan suku bunga dalam pertemuan Fed mendatang pada tanggal 19 Maret. Peluang penurunan suku bunga pada pertemuan 7 Mei saat ini berada di angka 30,3%.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS