Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik Karena Dolar yang Melemah di Tengah Kekhawatiran Tarif
Monday, 3 March 2025 13:42 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik tipis dalam perdagangan Asia pada hari Senin(03/03) karena dolar melemah, sementara ketidakpastian seputar tarif perdagangan AS dan pembicaraan damai Rusia-Ukraina mendukung daya tarik safe haven emas batangan.

Harga Emas Spot naik 0,3% menjadi $2.865,69 per ons, sementara Harga Emas Berjangka yang berakhir pada bulan April naik 0,9% menjadi $2.873,59 per ons pada pukul 00:35 ET (05:35 GMT).

Harga Dolar Melemah di Tengah Ketidakpastian Tarif; Dorong Harga Emas Naik

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif tambahan 10% untuk Tiongkok dan menegaskan kembali jadwal tarifnya untuk pungutan 25% untuk Meksiko dan Kanada minggu lalu.

Namun, pada hari Minggu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa Trump akan menentukan tingkat tarif yang tepat pada hari Selasa.

Sementara itu, kegagalan baru-baru ini dalam perundingan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Donald Trump telah mengurangi prospek perjanjian damai Rusia-Ukraina, yang menyebabkan meningkatnya kekhawatiran atas ketidakstabilan geopolitik yang berkepanjangan.

Indeks Dolar AS turun 0,4% pada jam-jam Asia, mundur dari level tertinggi dua minggu.

Dengan melemahnya dolar AS, dan prospek ketidakstabilan geopolitik yang lebih lama dari yang diharapkan, emas mempertahankan permintaan safe haven-nya.

Logam mulia lainnya juga naik karena melemahnya dolar AS. Platinum Futures melonjak 1,2% menjadi $949,10 per ons, sementara Silver Futures naik 0,7% menjadi $31,730 per ons. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS