
Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada hari Kamis(27/2), semakin menjauh dari rekor tertinggi karena tekanan dari dolar yang lebih kuat, karena Presiden AS Donald Trump terus mengancam akan menaikkan tarif perdagangan.
Logam kuning tersebut dilanda gelombang aksi ambil untung dari rekor tertinggi minggu ini, bahkan ketika prospek tarif perdagangan yang lebih tinggi dan ekonomi AS yang mendingin membuat permintaan safe haven tetap tinggi. Harga emas berjuang untuk melewati level $3.000 per ons.
Laporan bahwa kesepakatan damai yang ditengahi AS antara Rusia dan Ukraina hampir tercapai melemahkan sebagian permintaan safe haven untuk emas.
Harga logam yang lebih luas juga tertekan oleh penguatan dolar, yang sekarang bersiap untuk kenaikan mingguan ringan karena pulih dari kemerosotan ke level terendah 2-½ bulan.
Harga emas spot turun 0,9% menjadi $2.890,73/oz, sementara emas berjangka yang berakhir pada bulan April turun 0,9% menjadi $2.903,39/oz pada pukul 00:59 ET (05:59 GMT).
Harga emas bersiap untuk kerugian mingguan meskipun mencapai rekor tertinggi
Harga emas bersiap untuk kehilangan antara 1,4% dan 2% minggu ini, karena dilanda aksi ambil untung setelah mencapai rekor tertinggi di awal minggu. Harga emas spot mencapai puncaknya di $2.956,37 per ounce.
Logam kuning tersebut terutama didorong oleh meningkatnya permintaan safe haven, karena Trump mengancam akan mengenakan lebih banyak tarif perdagangan pada komoditas utama dan mitra dagang AS. Trump juga menguraikan serangkaian tindakan terhadap Tiongkok, yang dapat memicu perang dagang baru antara ekonomi terbesar dunia. Trump pada hari Rabu mengatakan tarif 25% terhadap Eropa akan segera diberlakukan, tetapi mengatakan bahwa bea masuk 25% terhadap Kanada dan Meksiko kemungkinan akan ditunda hingga awal April dari batas waktu awal minggu depan. (Newsmaker23)
Sumber: Investing.com
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...