Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik Ditengah Kekhawatiran Tarif Trump; Fokus Data Inflasi AS
Thursday, 27 February 2025 08:10 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas naik tipis pada hari Kamis (27/2) karena kekhawatiran terus berlanjut atas rencana tarif Presiden AS Donald Trump, sementara investor menunggu laporan inflasi utama untuk menilai jalur kebijakan Federal Reserve.

Harga emas spot naik 0,1% menjadi $2.918,22 per ons, pada pukul 00.18 GMT.

Harga emas berjangka AS naik 0,1% menjadi $2.932,30.

Pada hari Rabu, Trump meningkatkan harapan untuk jeda selama sebulan lagi pada tarif baru yang tinggi atas impor dari Meksiko dan Kanada, dengan mengatakan bahwa tarif tersebut dapat berlaku pada tanggal 2 April, dan menerapkan tarif "timbal balik" sebesar 25% untuk mobil Eropa dan barang-barang lainnya.

Sejak menjabat pada tanggal 20 Januari, Trump telah mengenakan tarif tambahan sebesar 10% atas impor dari Tiongkok dan bea masuk sebesar 25% atas baja dan aluminium. Beberapa pejabat Federal Reserve akan berbicara di kemudian hari untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang pelonggaran kebijakan moneter tahun ini di tengah ketidakpastian tarif Trump.

Pasar selanjutnya akan melihat indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), ukuran inflasi pilihan Fed, yang akan dirilis pada hari Jumat, untuk konfirmasi lebih lanjut tentang jalur suku bunga bank sentral.

Konsensus memperkirakan indeks bulanan PCE sebesar 0,3%, tidak berubah dari Desember, menurut jajak pendapat Reuters, sementara angka inti diperkirakan naik 0,3%, naik dari 0,2% pada bulan Desember.

Emas batangan dianggap sebagai perlindungan terhadap risiko politik dan inflasi, tetapi suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Perak spot naik 0,1% menjadi $31,87 per ons, platinum turun 0,1% menjadi $965,10 dan paladium turun 0,1% menjadi $925,95.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS