Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga emas akhir tahun menjadi $3.100
Tuesday, 18 February 2025 07:40 WIB | GOLD |GOLD

Goldman Sachs pada hari Senin menaikkan perkiraan harga emas akhir tahun 2025 menjadi $3.100 per ons, naik dari $2.890, dengan alasan permintaan bank sentral yang berkelanjutan.

Bank memperkirakan bahwa "permintaan bank sentral yang lebih tinggi secara struktural akan menambah 9% harga emas pada akhir tahun, yang dikombinasikan dengan peningkatan bertahap pada kepemilikan ETF saat suku bunga dana menurun."

Ini seharusnya lebih besar daripada hambatan dari normalisasi posisi investor, dengan asumsi ketidakpastian berkurang, Goldman Sachs menambahkan.

Namun, jika ketidakpastian kebijakan, termasuk kekhawatiran tarif, tetap tinggi, Goldman melihat potensi emas melonjak ke $3.300 per ons pada akhir tahun karena posisi spekulatif yang berkepanjangan.

Bank juga telah merevisi asumsi permintaan bank sentralnya ke atas menjadi 50 ton per bulan dari perkiraan sebelumnya sebesar 41 ton.

Jika pembelian rata-rata 70 ton per bulan, harga emas bisa naik ke $3.200 per ons pada akhir tahun 2025, dengan asumsi posisi kembali normal, kata Goldman.

Sebaliknya, jika Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap, bank memperkirakan emas akan mencapai $3.060 per ons pada periode yang sama, imbuh bank tersebut.
Mengulangi rekomendasi perdagangan "Go for Gold", Goldman Sachs mengatakan bahwa meskipun ketidakpastian yang menurun dapat menyebabkan penurunan taktis dalam harga, posisi emas yang panjang tetap menjadi lindung nilai yang kuat.

Hal ini khususnya relevan dalam menghadapi potensi ketegangan perdagangan, risiko subordinasi Federal Reserve, dan ancaman keuangan atau resesi, yang dapat mendorong harga ke arah batas atas kisaran ketidakpastian tinggi Goldman, kata bank tersebut.

Selain itu, jika kekhawatiran atas keberlanjutan fiskal AS meningkat, Goldman Sachs memperkirakan emas akan naik 5% menjadi $3.250 per ons pada Desember 2025.
Meningkatnya ketakutan akan inflasi dan risiko fiskal dapat mendorong posisi spekulatif dan arus ETF lebih tinggi, sementara kekhawatiran tentang keberlanjutan utang AS dapat mendorong bank sentral, terutama yang memiliki cadangan Treasury AS yang besar, untuk meningkatkan pembelian emas mereka, bank investasi tersebut menambahkan.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS