Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
XAU/USD bergerak turun di bawah $2.900 di tengah aksi ambil untung
Monday, 17 February 2025 07:17 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas (XAU/USD) bergerak turun mendekati $2.880 karena aksi ambil untung selama sesi Asia awal hari Senin. Namun, kekhawatiran akan perang dagang global menyusul desakan Presiden AS Donald Trump untuk tarif timbal balik mungkin membantu membatasi kerugian logam mulia tersebut.

Penundaan penerapan usulan tarif pemerintahan Trump dan aksi ambil untung oleh para pedagang membatasi kenaikan logam kuning tersebut. Trump pada hari Kamis menandatangani memorandum presiden yang menjabarkan rencananya untuk mengenakan "tarif timbal balik" pada negara-negara asing. Namun, ia menunda penerapannya karena pemerintahannya meluncurkan negosiasi satu per satu dengan negara-negara yang dapat terkena dampak. Meredanya kekhawatiran akan perang dagang global membebani harga Emas, aset safe haven tradisional.

Investor akan memantau dengan cermat perkembangan seputar kebijakan tarif Trump selanjutnya. Setiap tanda-tanda meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian dapat meningkatkan arus safe haven, yang menguntungkan logam mulia.

Data ekonomi AS yang suram menyeret Dolar AS (USD) lebih rendah, yang dapat memberikan sedikit dukungan terhadap harga komoditas berdenominasi USD. Penjualan Ritel di Amerika Serikat turun sebesar 0,9% pada bulan Januari dari kenaikan 0,7% (direvisi dari 0,4%) pada bulan Desember, Biro Sensus AS menunjukkan pada hari Jumat. Angka ini berada di bawah konsensus pasar sebesar -0,1%.
Harga emas diperdagangkan di wilayah negatif sekitar $2.880 pada sesi Asia awal hari Senin.
Penundaan tarif Trump meredakan kepanikan di pasar, membebani harga Emas.
Ketidakpastian, meningkatnya ketegangan perdagangan, dan USD yang lebih lemah dapat mengangkat harga XAU/USD.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS