Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas memperpanjang kenaikan di atas $2.850 karena ketegangan perang dagang
Monday, 10 February 2025 07:28 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas menguat ke sekitar $2.865 pada sesi Asia awal hari Senin.
Trump akan mengumumkan tarif timbal balik pada banyak negara minggu depan.
Bank sentral Tiongkok memperluas cadangan emasnya untuk bulan ketiga pada bulan Januari.
Harga emas (XAU/USD) memperpanjang reli ke sekitar $2.865 selama sesi Asia awal hari Senin. Logam mulia tersebut bergerak naik karena meningkatnya ketegangan perdagangan mendorong investor untuk mencari perlindungan pada aset safe haven.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia berencana untuk mengumumkan tarif timbal balik pada banyak negara pada hari Senin atau Selasa, yang akan segera berlaku. Hal ini, pada gilirannya, memberikan beberapa dukungan bagi logam kuning tersebut. Investor akan memantau dengan cermat perkembangan seputar ancaman perang dagang. "Fokus utama pasar emas terus menjadi ketidakpastian terkait kebijakan tarif Trump," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Lebih jauh, Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) menambah emas ke cadangannya pada bulan Januari untuk bulan ketiga, sehingga mendorong harga Emas karena Tiongkok adalah konsumen emas terbesar di dunia. Cadangan emas Tiongkok adalah 73,45 juta troy ounce pada akhir Januari, naik dari 73,29 juta sebulan sebelumnya. "PBOC kemungkinan akan terus mendiversifikasi cadangannya dalam jangka panjang, mengingat meningkatnya ketidakpastian geopolitik," kata David Qu, ekonom di Bloomberg Economics. Di sisi lain, data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat, yang mungkin mencegah Federal Reserve (Fed) memangkas suku bunganya. Ekonomi AS menambah 143.000 pekerjaan pada bulan Januari, dibandingkan dengan kenaikan 170.000 yang diharapkan oleh para ekonom. Sementara itu, Tingkat Pengangguran turun menjadi 4,0% dibandingkan 4,1% sebelumnya, dibandingkan dengan ekspektasi 4,1%. Para pedagang sekarang mengharapkan bank sentral AS untuk memangkas suku bunga hanya satu kali tahun ini. Hal ini mungkin mengangkat Greenback dan membebani harga komoditas dalam denominasi USD.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS