Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas meroket ke puncak dua bulan karena kebijakan perdagangan Trump
Wednesday, 22 January 2025 05:18 WIB | GOLD |

Emas menguat lebih dari 1% dan mencapai titik tertinggi dua bulan di $2.745 pada hari Selasa karena investor yang mencari keamanan membeli logam yang tidak memberikan imbal hasil setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang tarif. Greenback, yang awalnya menguat, telah berubah negatif seperti yang digambarkan oleh Indeks Dolar AS (DXY), pendorong harga Emas. XAU/USD diperdagangkan pada $2.742 pada saat penulisan.

Hari pertama Trump menjabat meningkatkan selera risiko, hanya untuk tiba-tiba berubah menjadi penghindar risiko setelah ia mengisyaratkan akan mengenakan tarif pada Kanada dan Meksiko saat ia menandatangani serangkaian perintah eksekutif. Dolar Kanada (CAD) dan Peso Meksiko (MXN) jatuh, akibatnya mengirim Greenback ke titik tertinggi harian di 108,79, menurut DXY.
Meskipun demikian, logam mulia terus mengalami tren kenaikan, melewati resistensi utama di $2.730. Selain itu, imbal hasil obligasi Treasury AS turun di bagian tengah dan ujung kurva yang panjang, sehingga mendorong harga Emas. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun anjlok lima setengah basis poin (bps) menjadi 4,572%.

Di Timur Tengah, perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas dikesampingkan karena pasukan Israel memulai operasi di kota Jenin, Tepi Barat. Sebagai tanggapan, Hamas menyerukan peningkatan pertempuran melawan Israel.

Minggu ini, agenda ekonomi AS akan menampilkan data Klaim Pengangguran Awal, PMI Flash Global S&P, dan data perumahan.
Harga emas naik karena imbal hasil riil anjlok tiga basis poin. Diukur dengan imbal hasil Treasury 10 tahun yang Dilindungi Inflasi (TIPS) berada di 2,17%.
Presiden Trump mengonfirmasi bahwa tarif universal untuk semua impor ke AS juga sedang dipertimbangkan dan akan diberlakukan pada tahap selanjutnya, Reuters melaporkan. Pelaku pasar memperkirakan peluang yang hampir sama bahwa Fed akan memangkas suku bunga dua kali pada akhir tahun 2025, dengan pengurangan pertama terjadi pada bulan Juni.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS