Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Menuju Kenaikan Mingguan; Kebijakan Trump Dalam Fokus
Friday, 3 January 2025 10:42 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas naik tipis pada hari Jumat (3/1) karena pelemahan dolar AS dan arus masuk aset safe haven, dengan logam mulia tersebut menuju kenaikan mingguan karena perhatian beralih ke perubahan kebijakan yang diusulkan Presiden terpilih AS Donald Trump yang dapat memengaruhi prospek ekonomi dan suku bunga ke depannya.

Harga emas spot naik 0,2% menjadi $2.661,19 per ons, pada pukul 02.57 GMT, mencapai level tertinggi sejak 13 Desember. Harga emas batangan naik sekitar 1,6% sejauh ini selama seminggu.

Harga emas berjangka AS naik 0,2% menjadi $2.675,40.

Indeks dolar DXY turun 0,2%, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

"Kami telah melihat peningkatan arus masuk aset safe haven, yang menguntungkan emas," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade. "Setiap penurunan dolar AS dapat menjadi katalis bagi emas untuk melonjak lebih tinggi."

Pelantikan Trump pada 20 Januari telah meningkatkan ketidakpastian, dengan tarif yang diusulkan dan kebijakan proteksionis yang diperkirakan akan bersifat inflasioner dan berpotensi memicu perang dagang.

Di bidang geopolitik, serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 68 warga Palestina di Gaza.

Selain itu, Rusia melancarkan serangan pesawat nirawak di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada hari Rabu, yang menyebabkan kerusakan di sedikitnya dua distrik.

Emas tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah dan berfungsi sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS