
Harga emas stabil pada hari Rabu (6/11) karena investor memantau pemilu AS yang ketat yang dapat terbukti sangat penting bagi pasar keuangan.
Emas batangan mendekati $2.740 per ons karena indeks dolar naik. Mengingat ketatnya persaingan antara partai Demokrat Kamala Harris dan partai Republik Donald Trump, ada kemungkinan hasil akhir tidak akan diketahui selama beberapa hari atau bahkan lebih lama, dengan ketidakpastian yang berpotensi menguntungkan logam mulia.
Beberapa investor dalam beberapa minggu terakhir telah bertaruh besar pada kemenangan Trump. Perdagangan yang terkait dengan agenda pro-pertumbuhannya telah menopang dolar, yang biasanya akan merusak daya tarik emas dengan membuatnya lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Namun, kegelisahan atas tarif perdagangan yang tinggi yang dijanjikan Trump juga dapat membuat investor berbondong-bondong ke tempat berlindung seperti emas batangan jika dia menang.
Dalam jangka pendek, kemenangan Harris kemungkinan akan menyebabkan aksi jual singkat awal emas, analis Deutsche Bank AG Michael Hsueh mengatakan dalam catatan baru-baru ini. Penurunan dolar yang diakibatkan oleh kemenangan Harris dapat meningkatkan permintaan logam mulia di Tiongkok dan India, sementara prospek pertumbuhan yang lebih lambat dapat memacu laju pemotongan suku bunga AS yang lebih cepat.
Emas telah melonjak lebih dari 30% tahun ini dalam rekor yang didorong oleh meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi, yang mendorong pembelian oleh bank sentral dan konsumen. Reli telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena Federal Reserve beralih ke pemotongan suku bunga dan pemilihan umum AS semakin dekat, membantu emas batangan untuk mengabaikan hambatan tradisional seperti kenaikan imbal hasil Treasury.
"Kemenangan Trump kemungkinan akan menghasilkan kenaikan harga emas," kata Commerzbank AG dalam sebuah catatan. "Sebaliknya, kemenangan Harris akan menekan emas. Jika hasil pemilu tidak pasti selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, emas akan mendapat keuntungan dari ketidakpastian yang dihasilkan."
Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi $2.741,11 per ons pada pukul 9:26 pagi waktu Singapura. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,6%. Perak, platinum, dan paladium turun. (Arl)
Sumber : Bloomberg
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...