Wednesday, 08 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS

Home

Perak Tertahan di Bawah $49, Pasar Taruhkan Rate Cut Fed
Saturday, 25 October 2025 00:07 WIB | Perak SILVER

Perak (XAG/USD) melemah pada hari Jumat, diperdagangkan di sekitar $48,85 per troy ons pada saat penulisan, turun 0,10% untuk hari ini, karena pasar berkonsolidasi di bawah level psikologis $49. Logam mulia ini sedang beristirahat setelah reli baru-baru ini, yang didorong oleh meningkatnya ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut dari Federal Reserve AS (The Fed). Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS terbaru menunjukkan bahwa inflasi umum naik sebesar 0,3% MoM, lebih rendah dari perkiraan 0,4%, sementara inflasi inti melambat menjadi 3,0% YoY. Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa...

CPI AS Mendingin, Kilau Emas Ikut Meredup
Saturday, 25 October 2025 03:27 WIB | GOLD EMAS

Harga emas memangkas kerugian pada hari Jumat (24/10) setelah data inflasi AS yang sedikit lebih rendah dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga minggu depan, tetapi logam mulia tersebut masih diperkirakan akan mencatatkan kerugian mingguan pertamanya dalam 10 minggu. Harga emas spot turun 0,2% menjadi $4.118,29 per ons pada pukul 13:42 ET (1742 GMT), setelah turun hampir 2% di awal sesi. Harga telah turun lebih dari 3% untuk minggu ini. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup 0,2% lebih rendah di $4.137,8 per ons. "Emas dan...

Minyak Turun Pasar Ragu Komitmen AS Tegakkan Sanksi Rusia
Saturday, 25 October 2025 04:17 WIB | Minyak WTI brent oil

Harga minyak turun pada hari Jumat(24/10) karena skeptisisme merayap ke pasar mengenai komitmen pemerintahan Trump terhadap sanksi terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia terkait perang di Ukraina. Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup 5 sen, atau 0,1%, lebih rendah di $65,94 per barel, sementara harga minyak mentah AS ditutup di $61,50 per barel, turun 29 sen, atau 0,5%. Kedua harga acuan minyak mentah sempat menguat di awal sesi, melanjutkan kenaikan lebih dari 5% yang dicapai pada hari Kamis setelah sanksi diumumkan, tetapi kemudian melemah dalam dua jam terakhir...