Saturday, 24 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--

Logam Mulia Bullish, Minyak Fluktuatif di Tengah Gejolak Geopolitik
Monday, 1 September 2025 09:46 WIB | GOLD CORNER |

Sepanjang pekan terakhir, pasar komoditas mencatat pergerakan yang dinamis, khususnya pada logam mulia dan minyak mentah. Harga perak bertahan stabil mendekati level tertinggi sejak 2011, didorong oleh spekulasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve AS. Optimisme pemangkasan suku bunga semakin kuat setelah Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal kemungkinan penurunan suku bunga. Perak diperdagangkan di kisaran $38,5–$38,8 per ons, diperkuat oleh lonjakan permintaan safe haven menyusul langkah mengejutkan Presiden Donald Trump yang memecat Gubernur The Fed Lisa Cook. Namun, logam mulia ini sempat terkoreksi ke bawah $38,5 akibat penguatan dolar AS. Meski begitu, harga kembali naik di atas $38,6 per ons karena ekspektasi pemangkasan suku bunga mencapai 89%. Hingga akhir pekan, perak tetap diperdagangkan kuat di sekitar $38,8, dengan suku bunga rendah menjadikannya semakin menarik bagi investor.

Sementara itu, pasar minyak mentah mengalami fluktuasi tajam. Harga minyak sempat melonjak sekitar 2% setelah para pedagang mengantisipasi sanksi AS tambahan terhadap Rusia dan adanya serangan Ukraina ke infrastruktur energi Rusia. Namun reli tersebut terhenti ketika Brent turun ke $68 per barel dan WTI ke bawah $65, dipicu ekspektasi pasokan yang lebih longgar dan langkah AS menekan India dengan tarif baru terkait impor minyak Rusia. Harga kembali menguat setelah serangan rudal Rusia ke Ukraina menewaskan puluhan warga sipil, yang meningkatkan kekhawatiran geopolitik. Akan tetapi, minyak kembali melemah karena ekspektasi permintaan AS yang melambat dan meningkatnya pasokan dari OPEC+, dengan Brent turun ke $67–68 per barel dan WTI ke $63–64 per barel.

Adapun emas menunjukkan tren menguat sepanjang pekan. Emas sempat naik setelah pertemuan antara Trump, Zelenskyy, dan pemimpin Eropa, namun terkoreksi kembali ke sekitar $3.335 akibat penguatan dolar. Dorongan baru muncul ketika harga naik 0,5% ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan setelah kabar pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook. Selanjutnya emas relatif stabil sambil menunggu rilis data inflasi PCE. Sentimen positif kembali ketika emas mencapai level tertinggi lima pekan, ditopang pelemahan dolar dan kekhawatiran independensi The Fed. Puncaknya terjadi saat emas naik 1% ke level tertinggi sejak pertengahan Juli, membukukan kenaikan bulanan 4,7% performa terbaik sejak April — seiring data inflasi AS yang menguatkan spekulasi pemangkasan suku bunga bulan depan.

 

Tinjauan Teknikal.

Silver

Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $ 39.563 Take profit $ 41.264. Stop loss di $ 38.685. Atau Sell $ 38.201 Take profit di $ 36.977. stop loss di $ 38.840

BCO

Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $ 67.48 Take profit $ 68.70. Stop loss di $ 66.98. Atau Sell $ 66.83 Take profit di $ 65.93. stop loss di $ 67.28.

GOLD

Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $ 3.463 Take profit $ 3.547. Stop loss di $ 3.432. Atau Sell $ 3.405 Take profit di $ 3.314. stop loss di $ 3.430.

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.

LATEST NEWS
Emas Ngerem Sejenak, Goldman Justru Bidik $5.400

Harga emas sempat bikin heboh setelah mencetak rekor baru, tapi kemudian melambat. Pemicu utamanya: Presiden AS Donald Trump menahan ancaman tarif ke Eropa dan mengklaim ada "kerangka" kesepakatan masa depan soal Greenland. Nada yang lebih tenang...

Harga Minyak Stabil, Pasar Respon Positif Setelah Trump Batalkan Ancaman Tarif

Harga minyak sedikit berubah pada perdagangan Asia hari Kamis (22/1) setelah Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland. Keputusan ini membantu meredakan ketegangan geopolitik dan...

Saham Jepang Pulih Berkat Dorongan Sektor Teknologi

Indeks Nikkei 225 naik 1,73% dan ditutup pada 53.689, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,74% menjadi 3.616 pada hari Kamis, mengakhiri penurunan selama lima hari berturut-turut karena saham Jepang terangkat oleh reli yang kuat pada...

POPULAR NEWS