
Oil prices stabilized on Thursday (February 12th), as the market reassigned a risk premium to US-Iran tensions despite US inventory data showing swelling domestic supplies. This movement confirms one thing: geopolitical headlines are still more "noise" than signals of a short-term surplus. As of 3:50 PM WIB, Brent was at $69.60/barrel (+0.29%) and WTI was at $64.83/barrel (+0.31%). The gains were moderate, but enough to keep prices near the psychological $70 level for Brent. From a geopolitical perspective, market focus is on the potential for escalation in the Middle East. Recent reports...
Gold prices are still stable around $2586 per troy ounce in the European session on Monday. Until now, gold has only been able to touch its highest area of $2590. Concerns about increasing geopolitical tensions, along with the weakening US Dollar (USD), turned out to be the main factors that acted as a driver for the precious metal which became a safe haven. However, expectations of a less dovish Federal Reserve (Fed) limited the increase in the yellow metal which did not produce unbalanced results. The price of Gold when this news was released was +1.00% and was at the level of $2586...
Silver prices rose around $30.60 an ounce on Friday but were still on track for a fourth straight weekly decline, as a stronger US dollar continued to weigh on the precious metal. The dollar's rally was somewhat muted in Asia today. In addition, the market sharply reduced the probability of a quarter-point rate cut at the Fed's December meeting, with the odds dropping to around 59%, down from 82.5% the previous day. Silver prices at the time of writing were +1.5% and were at $30,711 Toz. Source: newsmaker.id
Harga Perak bergerak di Area $30.2 pada siang ini, setelah sempat menyentuh $30.6. Logam Putih ini masih berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan keempat berturut-turut, karena penguatan dolar AS terus membebani logam mulia tersebut. Reli dolar didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve yang lebih sedikit, menyusul komentar dari Ketua Fed Jerome Powell pada hari Kamis Sumber: newsmaker.id
Harga emas bergerak di Area $2570 pada pagi ini setelah sempat menyentuh $2535 kemarin setelah data AS rilis. Emas kesulitan untuk menguat di sekitar $2.570 pada hari ini. Setelah memantul dari terendah dua bulan di sesi sebelumnya. Logam mulia ini masih berada di bawah tekanan jual di tengah kuatnya Dolar AS (USD) dan meningkatnya ketidakpastian di seputar laju penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Harga emas sedikit pangkas penurunan hari ini di kamis (14/11) setelah menyentuh level terendah dalam dua bulan, hal itu dilatar belakangi reli dolar yang kuat, meskipun para pelaku pasar tidak kehilangan kepercayaan pada pemangkasan suku bunga pada bulan Desember menyusul data ekonomi AS terbaru. Sementara indeks harga produsen (PPI) untuk permintaan akhir naik 0,2% secara bulanan pada bulan Oktober, sesuai dengan perkiraan, meskipun kenaikan tahunan sebesar 2,4% sedikit lebih tinggi dari ekspektasi. Untuk klaim pengangguran turun 4.000 menjadi 217.000 yang disesuaikan secara musiman...
Harga perak (XAG/USD) sempat menyentuh support di $29,70 pada sesi Amerika hari Kamis (14/11). Logam putih ini akhirnya kembali ke area $30an karena Dolar AS (USD) menyerahkan beberapa keuntungan intraday setelah membukukan tertinggi tahunan baru. Reli dalam indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berhenti sejenak setelah melonjak mendekati 107,00. Sementara itu, data inflasi AS terbaru memenuhi ekspektasi, sehingga berdampak kecil pada prospek kebijakan moneter Federal Reserve. Harga perak saat berita ini dirilis berada di level...
Harga emas masih terus melemah karena didorong oleh data AS yang telah rilis hari ini. Jumlah individu yang mengajukan tunjangan pengangguran di AS turun 4.000 dari minggu sebelumnya menjadi 217.000 pada periode yang berakhir 9 November, paling sedikit sejak Mei, dan jauh di bawah ekspektasi pasar untuk peningkatan menjadi 223.000. Pada gilirannya, klaim pengangguran yang belum dibayar turun 19.000 menjadi 1.873.000 pada minggu terakhir Oktober. Hasil tersebut memperluas pandangan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap pada level yang kuat secara historis meskipun ada siklus pengetatan...
Harga Perak turun ke area $29 pada Kamis memperpanjang penurunannya ke level terendah dalam dua bulan. Penurunan harga perak sebagai safe haven ini disebabkan oleh membaiknya sentimen risiko sejak kemenangan pemilihan Donald Trump minggu lalu. Aset yang tidak memberikan bunga seperti Perak mungkin telah menerima tekanan ke bawah dari pernyataan yang kurang dovish oleh pejabat Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu. Kebijakan yang diusulkan dapat mendorong peningkatan investasi, pengeluaran, dan permintaan tenaga kerja, sehingga meningkatkan risiko inflasi. Sumber: newsmaker.id
Gold rises in the early Asian trade. There's a broad commodities uptrend, driven by macro uncertainty, a weaker dollar, and persistent demand for "hard" assets, says Fawad Razaqzada, market analyst...
Oil extended declines after OPEC+ agreed to a bigger-than-expected production increase next month, raising concerns about oversupply just as US tariffs fan fears about the demand outlook.
Brent...
The Japanese Yen (JPY) weakened against its US counterpart and reversed part of Friday's recovery from the lowest level since July 23 following Bank of Japan (BOJ) Governor Kazuo Ueda's remarks....