Tuesday, 07 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RECENT NEWS
Perak Turun, Sentimen Penghindaran Risiko

Perak diperdagangkan di atas $47,5 per ons pada hari Rabu, mengakhiri penurunan tiga hari berturut-turut karena sentimen penghindaran risiko global mendorong permintaan aset safe haven. Ekuitas global dan aset berisiko lainnya turun tajam di tengah kekhawatiran atas valuasi yang terlalu tinggi dan ketidakpastian tentang penurunan suku bunga AS di masa mendatang. Sementara itu, data ADP menunjukkan perusahaan swasta menambah 42.000 lapangan kerja pada bulan Oktober, melampaui perkiraan dan menandakan ketahanan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. Data yang lebih kuat memperkuat pandangan...

Brent Crude Oil Turun 1%

Harga minyak turun lebih dari 1% pada hari Rabu, menetap di level terendah dalam dua minggu di tengah tekanan kekhawatiran akan kemungkinan kelebihan pasokan minyak global. Namun, data yang menunjukkan tanda-tanda permintaan bahan bakar AS yang kuat membatasi penurunan. Harga minyak mentah Brent ditutup turun 92 sen, atau 1,43%, ke level $63,52 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup turun 96 sen, atau 1,59%, ke level $59,60. Harga minyak turun menyusul data pemerintah AS yang menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah pekan lalu. "Rebound impor dan...

Emas Tersenggol Data, Tapi Masih Punya "Tameng"?

Harga emas melemah di awal sesi Asia, turun 0,2% ke $3.971,75/oz. Tekanan datang setelah data tenaga kerja ADP dan indeks jasa ISM di AS keluar lebih baik dari perkiraan, membuat minat pada aset tanpa imbal hasil seperti emas berkurang. Data yang solid itu menurunkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember menjadi 68% dari 70% sebelum rilis ADP. Prospek suku bunga yang bertahan tinggi cenderung menguatkan dolar dan imbal hasil obligasi-kombinasi yang biasanya menekan harga emas. Meski begitu, permintaan safe haven masih mendapat dukungan dari ketidakpastian geopolitik. Bas...

Minyak Lesu, Stok AS Menumpuk-Rebound atau Lanjut Turun?

Harga minyak melemah di sesi Kamis (6/11) seiring pasar mencerna data persediaan AS yang naik dan kekhawatiran kelebihan pasokan yang masih membayangi. WTI diperdagangkan di bawah $60 dan Brent di bawah $64, melanjutkan pelemahan dua hari terakhir di tengah perdagangan yang cenderung datar sejak pekan lalu. Sentimen tertekan oleh prospek surplus pasokan ke depan. Laporan resmi EIA menunjukkan stok minyak mentah AS naik 5,2 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Oktober, sementara persediaan bensin dan distilat turun, menandakan permintaan produk yang masih tangguh. Sebelumnya, API...

GBP/USD Napas Tipis di 1,30-BoE Penentu Arah?

GBP/USD masih bertahan tepat di atas 1,3000 pada Kamis (6/11) setelah sempat memantul tipis (dead-cat bounce) usai tekanan jual berhari-hari. Menjelang Kamis, pasangan ini berjuang di sekitar 1,3050, turun lebih dari 3% dari puncak pertengahan Oktober dekat 1,3470. Minimnya data resmi AS karena shutdown membuat pasar lebih mengandalkan rilis dari sumber swasta, sehingga volatilitas bisa meningkat. Fokus utama pasar kini pada keputusan Bank of England (BoE). Minggu ini relatif sepi data Inggris, dan pasar memperkirakan MPC akan menahan suku bunga dengan perkiraan suara 6-3. Tambahan suara...