
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor mulai mengurangi risiko di saham - saham berkapitalisasi besar. Dari sisi kontributor penekan indeks, Tencent menjadi salah satu pemberat utama setelah sahamnya turun sekitar 2,3%, menekan sektor teknologi yang belakangan menjadi motor kenaikan pasar. Pelemahan pada emiten berkapitalisasi besar seperti ini biasanya cepat memengaruhi sentimen...
Japanese stocks rallied strongly on Tuesday, with the Nikkei 225 surging 3.92% to close at 54,721, setting a new record high. This rally was led by technology stocks and the financial sector, which solidly lifted the index. Global sentiment also contributed: a rebound in precious metals boosted risk appetite, while surprisingly expansionary US factory data bolstered confidence that growth prospects and corporate profits remain quite solid. Domestically, the weakening yen also provided a boost, benefiting Japan's export-driven economy. In the technology and AI sectors, stocks led the gains:...
Indeks Hang Seng kembali melemah untuk hari kedua beruntun. Bursa Hong Kong ditutup anjlok 2,2% atau 611,54 poin ke level 26.775,57 pada hari Senin (2/2) menjadi penurunan harian terbesar sejak indeks sempat turun 2,4% pada 21 November. Artinya, tekanan jual kali ini bukan sekadar koreksi tipis, tapi sudah masuk fase "risk-off" yang lebih terasa. Yang membuat penurunan makin berat, pelemahan terjadi merata di hampir semua sektor. Saham sektor perdagangan dan industri memimpin penurunan, dan secara keseluruhan pasar terlihat "merah total": dari 88 saham, 75 saham turun, sementara hanya 11...
Indeks Nikkei 225 turun 1,25% menjadi 52.655 sementara Indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,8% menjadi 3.538 pada hari Senin, membalikkan kenaikan sebelumnya dan mengikuti kerugian di seluruh pasar global karena sentimen risiko memburuk. Penurunan tersebut mengikuti aksi jual yang bergejolak di logam mulia yang memicu likuidasi paksa di kelas aset lainnya, sementara saham teknologi juga berada di bawah tekanan karena kekhawatiran baru tentang keberlanjutan investasi AI. Di Jepang, Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan pada akhir pekan bahwa yen yang lemah dapat menjadi peluang...
Bursa Jepang bergerak campur pada perdagangan hari ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,2% ke 53.256,62 karena tekanan dari saham - saham elektronik, sementara indeks Topix justru naik 0,5% ke 3.561,66 berkat penguatan sektor lain. Penurunan Nikkei terutama dipicu saham teknologi besar: Advantest jatuh 5,3% dan Keyence turun 3,8%. Di sisi lain, sektor defensif dan komoditas membantu menahan pelemahan, dengan Chugai Pharmaceutical melesat 4,4% dan Eneos Holdings naik 3,0%. Di pasar valuta asing, USD/JPY menguat ke 153,39 dari 152,96 saat penutupan bursa Tokyo hari Kamis. Investor kini menunggu...
Saham di Hong Kong anjlok 412 poin, atau 1,5%, menjadi 27.545 pada perdagangan awal Jumat, mengakhiri tujuh sesi berturut-turut yang menguntungkan di tengah kerugian yang meluas di berbagai sektor. Para pedagang mengambil keuntungan setelah pasar mencapai level tertinggi 4-1/2 tahun pada sesi sebelumnya, sementara kehati-hatian meningkat menjelang data PMI resmi China untuk bulan Januari yang akan dirilis akhir pekan ini. Sentimen juga tertekan oleh penurunan tajam pada futures saham AS, menyusul penutupan yang sebagian besar lebih rendah di Wall Street semalam setelah Apple memperingatkan...