Friday, 02 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Friday, 2 January 2026 09:42 WIB

Saham di Hong Kong melonjak 413 poin, atau 1,6%, menjadi 26.043 pada perdagangan awal hari pertama tahun 2026, pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya seiring pasar dibuka kembali setelah libur Tahun Baru. Sentimen terangkat oleh kenaikan signifikan pada futures AS, menyusul keuntungan akhir tahun yang solid di Wall Street pada tahun 2025. Meskipun ekuitas AS berkinerja lebih rendah dari pengembalian yang kuat dalam dua tahun terakhir, keuntungan tahunan tetap tangguh meskipun terjadi aksi jual global yang dipicu oleh pengumuman tarif pada bulan April. Semua sektor Indeks Hang Seng...

RECENT NEWS
What's Keeping the Nikkei Under Pressure?
Wednesday, 19 November 2025 14:25 WIB |

The Nikkei 225 closed down 0.34% to 48,538 on Wednesday, while the broader Topix index fell 0.17% to 3,246. This marked the fourth consecutive day of declines for Japanese stocks. The main pressure came from the technology sector, which is still being punished by the market due to concerns about overvaluation. Investors also chose to be cautious ahead of Nvidia's highly anticipated earnings release, given that many Japanese technology companies are connected to the global AI supply chain. Several major technology stocks weighed on the index, including Advantest (-0.6%), Lasertec (-2.2%),...

Hang Seng Menguat, Kok Xiaomi Malah Terkapar?
Wednesday, 19 November 2025 10:02 WIB | HANG SENG

Bursa saham Hong Kong membuka perdagangan Rabu(19/11) dengan kenaikan terbatas. Indeks Hang Seng naik tipis sekitar 24 poin ke area 25.954, menandakan pasar belum sepenuhnya lepas dari sikap hati-hati. Di awal sesi ini, saham-saham teknologi dan keuangan jadi sorotan utama karena pergerakannya tidak seragam. Di sektor teknologi, Indeks Teknologi Hang Seng naik sekitar 0,37% ke kisaran 5.666, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises juga ikut menguat sekitar 0,19% ke level 9.192. Beberapa nama besar seperti Tencent dan Alibaba bergerak positif, masing-masing naik sekitar 0,6% dan 0,7%....

Nikkei Terseret Sentimen Takut, Buru Diskon Kalah Kuat
Wednesday, 19 November 2025 07:33 WIB | ECONOMIC Nikkei 225 Indeks Nikkei

Indeks Nikkei ditutup melemah 0,9% ke level 48.281,47 pada perdagangan hari ini, menghapus seluruh penguatan di awal sesi. Sentimen risk-off kembali mendominasi, sehingga minat beli murah (bargain hunting) tidak cukup kuat menahan tekanan jual. Pasar saham global sendiri dalam beberapa hari terakhir memang berada di bawah tekanan yang cukup berat.Analis Global Macro FOREX.com, Fawad Razaqzada, mengatakan pasar dunia sedang berada di bawah tekanan intens. Salah satu pemicu sentimen negatif di sektor teknologi adalah kekhawatiran menjelang rilis laporan keuangan Nvidia yang akan keluar pada...

Bursa Asia Labil Setelah Aksi Jual Beruntun
Wednesday, 19 November 2025 07:26 WIB | Asia

Saham Asia berfluktuasi antara keuntungan dan kerugian tipis karena investor mempertimbangkan dampak dari aksi jual saham global, dengan para pedagang mengamati apakah pasar regional dapat stabil setelah kerugian tajam Wall Street. Indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik turun sekitar 0,1% setelah indeks mengalami penurunan terbesar sejak awal April. Kontrak untuk saham AS sedikit lebih rendah pada awal perdagangan Asia setelah indeks S&P 500 turun untuk hari keempat. Sekeranjang perusahaan Magnificent Seven turun 1,8%. Nvidia Corp., yang menjadi pusat hiruk-pikuk AI, merosot 2,8%...

Dow Jones Industrial Average turun karena data AS dan kekhawatiran AI
Wednesday, 19 November 2025 03:44 WIB | DOW JONES

Dow Jones Industrial Average kembali menghadapi tekanan penurunan pada hari Selasa, jatuh 680 poin dari level terendah penutupan hari sebelumnya sebelum mencapai level terendah teknis yang setengah hati di dekat 46.255. Indeks saham utama ini telah memasuki hari bearish keempat berturut-turut karena investor menghadapi hambatan di berbagai bidang. Data ketenagakerjaan AS terus menunjukkan tanda-tanda penurunan yang semakin tajam setelah Klaim Pengangguran Awal AS berada dalam kisaran yang familiar, naik sedikit menjadi 232 ribu dari angka sebelumnya 219 ribu. Rata-rata 4 minggu Perubahan...