Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
S&P 500 Menguat di Awal 2026, Saham Chip Jadi Penopang
Saturday, 3 January 2026 04:06 WIB | MARKET UPDATE |SahamAS

S&P 500 berfluktuasi pada hari Jumat(2/1), hari perdagangan pertama tahun 2026, karena kenaikan saham-saham semikonduktor mencoba mempertahankan indeks tetap stabil.

Indeks acuan terakhir naik 0,1%, sementara Nasdaq Composite

turun 0,1%. Kedua indeks tersebut sebelumnya menunjukkan tren positif yang solid di awal hari, dengan S&P 500 dan Nasdaq yang didominasi saham teknologi diperdagangkan lebih tinggi masing-masing sebesar 0,7% dan 1,5% pada puncaknya. Dow Jones Industrial Average naik 254 poin, atau 0,5%.

Saham-saham chip utama seperti Nvidia dan Micron Technology

naik pada sesi tersebut. Nvidia naik lebih dari 1%, dan Micron Technology melonjak sekitar 10%. Kedua perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) menjadi pemenang besar di tahun 2025 ” Nvidia melonjak sekitar 39%, sementara Micron melonjak lebih dari 240%.

Namun, sektor teknologi lain di luar chip mengalami kerugian. Terutama, saham perangkat lunak berada di bawah tekanan, karena Salesforce turun 3% dan CrowdStrike turun 4%. Palantir Technologies dan Microsoft juga mengalami penurunan.

Selain itu, saham Tesla turun lebih dari 2% setelah pengiriman kuartal keempat perusahaan meleset dari perkiraan analis.

Teknologi adalah perdagangan terbaik tahun 2025, memimpin pasar yang lebih luas menuju kenaikan tajam karena investor terus berinvestasi pada saham AI. S&P 500 naik lebih dari 16% tahun lalu, menandai kenaikan tahunan ketiga berturut-turut. Nasdaq melonjak lebih dari 20% tahun lalu, dan Dow Jones yang terdiri dari 30 saham naik sekitar 13%. Ketiga indeks acuan tersebut mencapai rekor tertinggi tahun lalu.

"Kami pikir akan ada rotasi bolak-balik yang berkelanjutan antara sektor teknologi dan non-teknologi, tetapi secara keseluruhan kita akan bergerak lebih tinggi," kata Jay Hatfield, CEO Infrastructure Capital Advisors. Hatfield, yang memiliki target akhir tahun 8.000 untuk S&P 500, mengatakan reli akan "lebih seimbang" karena bank-bank regional berkinerja lebih baik dan saham-saham teknologi dengan valuasi mahal seperti Tesla mulai tertinggal.

"Ada tema-tema selain teknologi yang sangat mungkin berhasil tahun ini," lanjutnya.

Para ahli strategi Wall Street memperkirakan lebih banyak keuntungan untuk pasar saham AS pada tahun 2026. Survei Strategi Pasar CNBC menunjukkan target rata-rata S&P 500 untuk tahun ini adalah 7.629, yang menyiratkan potensi kenaikan sebesar 11,4%.

Sesi Jumat memiliki beberapa titik terang di tempat lain di pasar yang lebih luas. Saham Wayfair melonjak lebih dari 8%, sementara RH naik sekitar 6% setelah Presiden Donald Trump pada Malam Tahun Baru menunda kenaikan tarif untuk furnitur berlapis kain, lemari dapur, dan meja rias selama satu tahun. Perintah tersebut secara khusus menunda bea masuk 30% untuk furnitur berlapis kain dan bea masuk 50% untuk lemari dapur dan meja rias, mempertahankan tarif 25% untuk barang-barang tersebut yang diberlakukan pada bulan September.(alg)

Sumber: CNBC.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS