Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Optimisme Pasar Angkat Bursa Eropa
Wednesday, 17 December 2025 15:34 WIB | MARKET UPDATE |SahamEropa

Saham-saham Eropa secara umum dibuka lebih tinggi pada hari Rabu(17/12) karena investor bersiap untuk keputusan bank sentral.

Tindakan bank sentral akan dipantau secara ketat oleh pelaku pasar Eropa minggu ini, dengan Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan kebijakan terakhirnya tahun ini pada hari Kamis.

Meskipun bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 2%, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan kemungkinan akan menaikkan perkiraan pertumbuhan zona euro lagi. Pada bulan September, bank sentral telah menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB tahunan menjadi 1,2%.

Bank of England, Riksbank, dan Norges Bank juga akan mengadakan keputusan kebijakan moneter terakhir mereka untuk tahun 2025 minggu ini.

Komite kebijakan moneter BOE yang beranggotakan sembilan orang diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%, mengingat latar belakang pertumbuhan yang lesu dan tanda-tanda bahwa pengangguran mungkin meningkat.

Data inflasi yang diterbitkan pada hari Rabu menunjukkan bahwa tingkat inflasi Inggris mendingin menjadi 3,2% pada bulan November, turun dari 3,6% sebulan sebelumnya. Poundsterling Inggris

jatuh segera setelah data tersebut dirilis, dan terakhir terlihat diperdagangkan sekitar 0,6% lebih rendah terhadap dolar AS.

Terhadap euro, poundsterling kehilangan sekitar 0,3%. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris, yang dikenal sebagai gilts, sedikit berubah tak lama setelah data dirilis.

Secara global semalam, futures saham AS merosot setelah S&P 500 mencatat sesi penurunan ketiga pada hari Selasa, karena investor mempertimbangkan kondisi lapangan kerja AS setelah Biro Statistik Tenaga Kerja AS merilis data pada hari Selasa untuk bulan Oktober (setelah data tertunda karena penutupan pemerintah) dan November.

Data tersebut menunjukkan ekonomi AS kehilangan 105.000 pekerjaan pada bulan Oktober, tetapi 64.000 pekerjaan ditambahkan pada bulan November.(alg)

Sumber: CNBC.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS