
Saham Asia dibuka melemah setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lesu tidak banyak mengubah ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,1%, memperpanjang penurunan untuk hari ketiga. Pelemahan ini mengikuti Wall Street, di mana S&P 500 kembali turun, meski Nasdaq 100 masih mencatat kenaikan tipis. Obligasi pemerintah dan dolar AS bergerak stabil setelah pelemahan pada sesi sebelumnya.
Harga minyak justru menguat, dengan WTI naik lebih dari 1% setelah Presiden Donald Trump memerintahkan blokade total terhadap kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang keluar dan masuk Venezuela. Di sisi data ekonomi, jumlah pekerjaan non-pertanian AS bertambah 64.000 pada November, sementara tingkat pengangguran naik ke 4,6%, tertinggi sejak 2021. Namun pasar menilai data ini kurang mencerminkan kondisi sebenarnya karena dampak penutupan pemerintah.
Investor masih berhati-hati dan menunggu data inflasi AS serta pernyataan pejabat The Fed dalam beberapa hari ke depan. Peluang penurunan suku bunga pada Januari diperkirakan hanya sekitar 20%. Di Asia, perhatian tertuju pada saham-saham Tiongkok di Hong Kong yang mendekati area bearish, seiring memudarnya saham teknologi dan meningkatnya kembali kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...