Monday, 16 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham AS Sedikit Menguat; Inflasi PCE Jadi Fokus Utama
Friday, 5 December 2025 21:42 WIB | MARKET UPDATE |DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSahamAS

 

Saham AS sedikit menguat menjelang laporan inflasi utama, dengan investor menantikan konfirmasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga minggu depan.

Pada pukul 09:35 ET (14:35 GMT), Dow Jones Industrial Average naik 85 poin, atau 0,2%, indeks S&P 500 naik 14 poin, atau 0,2%, dan NASDAQ Composite naik 102 poin, atau 0,4%.

Indeks inflasi PCE menjadi sorotan

Ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve 9-10 Desember semakin menguat -- dengan harga futures saat ini berada pada probabilitas sekitar 87% -- didorong oleh data ketenagakerjaan yang lemah baru-baru ini dan tanda-tanda perlambatan ekonomi yang lebih luas.

Klaim pengangguran mingguan pada hari Kamis anjlok 27.000 menjadi 191.000 yang disesuaikan secara musiman, level terendah sejak September 2022, tetapi para ekonom memperingatkan bahwa distorsi yang terkait dengan liburan Thanksgiving mungkin telah memperparah penurunan tersebut.

Di tempat lain, laporan penggajian sektor swasta dari ADP pada hari Rabu menunjukkan penurunan 32.000 pekerjaan -- penurunan terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun, dan sebuah laporan oleh Challenger, Gray & Christmas menyatakan bahwa PHK yang diumumkan menurun tajam pada bulan November tetapi niat perekrutan tetap lemah.

Meskipun pentingnya stabilitas harga, elemen kedua dari mandat ganda The Fed, telah sedikit memudar akhir-akhir ini, semua mata kini tertuju pada rilis pengukur inflasi inti bulanan yang tertunda, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), di akhir sesi.

Ini secara luas dipandang sebagai ukuran inflasi yang disukai The Fed, dan angka PCE yang rendah dapat semakin memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga. Tidak termasuk pangan dan energi, indeks harga PCE yang mendasarinya, atau "inti", diperkirakan bertahan di 2,9% dalam 12 bulan hingga September dan 0,2% secara bulanan.

Selain PCE, kalender ekonomi akan menampilkan survei sentimen konsumen terbaru dari Universitas Michigan. 

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS