Friday, 30 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Eropa Bervariasi Setelah Pemerintahan Trump Mendukung Pengekangan Gugatan Roundup
Tuesday, 2 December 2025 15:31 WIB | MARKET UPDATE |EUROPE

Saham Eropa diperdagangkan di wilayah yang beragam pada hari Selasa, dengan saham-saham kesulitan menemukan momentum setelah aksi jual besar-besaran menandai hari pertama bulan baru.

Tak lama setelah bel pembukaan, indeks Stoxx 600 pan-Eropa
bertahan tepat di atas garis datar, tanpa pergerakan konsensus yang terlihat di antara sektor-sektor dan bursa-bursa utama.

Saham regional diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin, menandai awal yang suram untuk bulan perdagangan terakhir tahun ini di mana investor kini memperkirakan Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan 9-10 Desember. Para pedagang memperkirakan peluang penurunan suku bunga seperempat poin sebesar 87,2%, menurut CME FedWatch Tool.

Bank of England juga memantau The Fed secara ketat untuk setiap potensi dampak spillover, ujar Megan Greene, yang menjabat di Komite Kebijakan Moneter di Bank of England, kepada CNBC pada hari Senin.

"Sekitar setengah dari pergerakan kurva kami sebenarnya sepenuhnya terjadi di luar Inggris," ujar Greene kepada Ritika Gupta dari CNBC, Senin.

BoE belum berkomitmen untuk memangkas suku bunga pada bulan Desember, tetapi para ekonom secara umum memperkirakan bank sentral akan melakukannya dengan memberikan tanda-tanda meredanya inflasi, yang kemungkinan akan semakin didorong oleh langkah-langkah disinflasi dalam Anggaran Musim Gugur minggu lalu, serta pertumbuhan yang lesu dan melemahnya pasar tenaga kerja.

Dalam berita perusahaan, raksasa bioteknologi Jerman, Bayer,
mendapat dukungan dari pemerintahan Trump pada hari Senin untuk mengekang litigasi di AS terkait dengan produk pembasmi gulma Roundup-nya. Saham perusahaan terakhir terlihat 14% lebih tinggi.

Perusahaan tersebut menghadapi ribuan tuntutan hukum yang menuduh produk pembasmi gulma tersebut telah menyebabkan masalah kesehatan termasuk kanker dan telah membayar miliaran dolar kepada para penggugat.(Cay)

Source: CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Emas Tembus $5.500, Pasar "Kabur" dari Dolar & Obligasi

Harga emas kembali bikin heboh setelah melonjak ke rekor baru di atas $5.500 per ons, memperpanjang reli yang sudah super kencang sepanjang awal tahun. Di sesi Asia, emas sempat mencetak puncak baru sebelum bergerak lebih rendah; pukul 08.02 di...

Minyak Naik 3 Hari, Trump "Ngegas" ke Iran Pasar Takut Hormuz Terganggu

Harga minyak naik untuk hari ketiga setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar segera membuat kesepakatan nuklir atau menghadapi serangan militer. Pernyataan ini kembali memanaskan ketegangan di Timur Tengah dan menghidupkan...

Indeks Hang Seng Dibuka Lebih Rendah, Saham Zijin Mining Sedikit Naik

Saham Hong Kong memulai hari dengan lebih lemah, dengan Indeks Hang Seng turun 199 poin, atau 0,72 persen, menjadi 27.627. Pasar yang lebih luas juga berada di bawah tekanan, karena Indeks Perusahaan China turun 60 poin, atau 0,63 persen, menjadi...

POPULAR NEWS