Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Asia Hati-Hati, Fokus ke Data AS & Bitcoin yang Tertekan
Monday, 17 November 2025 07:54 WIB | MARKET UPDATE |Saham Asian

Pasar saham Asia dibuka dengan pergerakan hati-hati pada awal pekan, dengan MSCI Asia Pacific naik tipis 0,2%. Kospi memimpin kenaikan, sementara Nikkei Jepang turun 0,5% setelah data menunjukkan ekonomi Jepang kembali mengalami kontraksi. Saham ritel dan pariwisata Jepang juga melemah akibat meningkatnya ketegangan dengan China. Futures saham AS naik 0,3%, memberi sedikit sentimen positif.

Investor kini menunggu deretan data ekonomi AS yang kembali dirilis setelah jeda panjang akibat shutdown, termasuk laporan ketenagakerjaan. Di saat yang sama, minat risiko terlihat melemah karena valuasi saham AI dinilai semakin tinggi dan Bitcoin hampir menghapus seluruh kenaikan year-to-date. Analis memperingatkan November menjadi bulan yang bergejolak karena valuasi teknologi yang mahal, risiko tarif AS, dan pelemahan pasar tenaga kerja AS.

Perhatian pasar juga tertuju pada laporan keuangan Nvidia minggu ini yang menjadi ujian penting bagi reli saham AI. Saham Nvidia telah melonjak 42% tahun ini, melampaui S&P 500 dan Nasdaq 100. Sementara itu, ekspektasi pemotongan suku bunga oleh The Fed makin berkurang setelah banyak pejabat bank sentral menyatakan skeptis terhadap kemungkinan penurunan suku bunga Desember, membuat pasar semakin berhitung ulang.

Di pasar komoditas, minyak melemah di awal pekan sementara emas sedikit naik ke area $4.100/oz setelah terkoreksi lebih dari 2% sebelumnya. Emas tetap mendapat dorongan dari volatilitas pasar dan kekhawatiran ekonomi global. Di sisi lain, pasar crypto menjadi sorotan setelah Bitcoin menghapus lebih dari 30% kenaikan awal tahun, turun tajam dari rekor tertingginya seiring memudarnya euforia terhadap kebijakan pro-crypto pemerintahan Trump.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS