
Bursa Eropa turun pada Selasa, dengan STOXX 50 melemah 1% dan STOXX 600 turun 0,8%, setelah mencatat kenaikan tajam di sesi sebelumnya. Sektor pertambangan, otomotif, perbankan, dan industri memimpin pelemahan karena kekhawatiran baru atas sengketa dagang AS-Tiongkok. Kedua negara mulai saling memberlakukan biaya pelabuhan baru untuk kapal satu sama lain, memicu kekhawatiran terhadap prospek perdagangan global.
Dari sisi korporasi, beberapa laporan keuangan memperburuk sentimen pasar. BP turun sekitar 2% setelah memperingatkan potensi beban penurunan nilai hingga $500 juta pada kuartal ketiga, sementara Rio Tinto melemah 1,4% karena laporan produksi yang mengecewakan. Saham raksasa seperti LVMH, ASML, dan Siemens juga terkoreksi antara 1,3% hingga 2,7%, dan Michelin anjlok hingga 10%. Sebaliknya, Ericsson melonjak 13% setelah melaporkan laba yang melampaui ekspektasi pasar.(asd)
Sumber: Newsmaker.id
Tested ID...
Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...
Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...
Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...
Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...
Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...
Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...
Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...